Kabar Terkini

Yang Sehat, Yang Berpetualang


Menyaksikan langsung perkembangan musik di Jakarta dalam beberapa bulan terakhir dengan mengenakan kacamata pengamat, sungguh perkembangan musik menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan.

Dan tanda-tanda itu adalah tanda-tanda sehat. Musik klasik di Jakarta dalam keadaan sehat. Konser mungkin tidak menggunung, tetapi dari penggalan pagelaran mengindikasikan kesehatan berseni musik.

Sebenarnya banyak tanda yang dapat diamati pecinta musik, namun tanda ini salah satu tanda yang paling penting dalam memantau kesehatan berseni. Gejala itu adalah gejala petualangan.

Seni yang sehat adalah seni yang semakin rajin berpetualang dan melanglang buana. Seni yang berpetualang membimbing penikmat seni pada kesimpulan bahwa seniman-seniman yang ada masih belum puas dengan apa yang ada saat ini.

Seniman-seniman ini masih memiliki rasa keingintahuan untuk hal-hal yang baru. Mereka masih benar-benar seniman karena masih berkreasi, memikirkan dan mencoba hal-hal yang berbeda. Ya, seniman ini masih seniman yang sehat.

Seniman musik ini terus mengeksplorasi kemungkinan lain, baik dari sisi komposer maupun penampilnya. Kelompok musik baru bermunculan dan karya-karya baru tercipta.

Big Adventure OOB

Yang perlu mendapat perhatian khusus adalah mulai munculnya komitmen akan musik-musik baru. Semakin banyak karya-karya modern dimainkan maupun dinyanyikan di atas panggung pertunjukan.

Semakin banyak pula mereka yang mengambil resiko untuk menampilkan musik yang tidak familiar di telinga pendengar. Resiko tidak disukai pendengar maupun penyelenggara pertunjukan selalu terngiang di telinga duta-duta musik baru.

Seniman pun mulai merambah ke dalam seni multimedia. Bukan untuk menimbulkan kesan wah, tetapi untuk memperkuat segi artistry itu sendiri.

Tidak jarang publik menyaksikan musik yang dipadu seni visual, kesusastraan, teatrikal maupun seni gerak. Hal inilah yang menjadi pertanda bahwa integrasi visi seni semakin terbentuk di antara para seniman yang akhirnya akan semakin memperkaya khasanah pribadi pekerja seni tersebut.

Namun tampaknya semakin banyak pula penyelenggara yang semakin peduli dengan perkembangan kesenian, selain dengan penjualan tiket. Penyelenggara juga berani mengambil resiko menyuguhkan musik-musik yang meskipun sudah cukup lama namun jarang ditampilkan.

Menyenangkan pula menyaksikan penyelenggara pagelaran masih memiliki idealisme dan visi untuk memperkenalkan seni kepada khalayak ramai. Bukan hanya dengan menjual karya-karya populer, tetapi juga dengan menyuguhkan karya-karya yang masih asing di telinga.

Penulis percaya bahwa dalam karya populer pun akan selalu terselip kreatifitas dan petualangan. Namun bukanlah petualang sejati apabila ia sudah puas hanya dengan mengais pekarangan rumahnya sendiri. Tentu ia akan menemukan hal-hal baru di sana.

Sungguhpun demikian, petualang sungguhan bukan hanya akan puas mengais pekarangan tetangga, tetapi ia baru akan puas apabila sudah menjejakkan kaki di negeri antah-berantah, menemukan hal baru di setiap langkah perjalanannya. Seniman sungguhan akan mengeksplorasi batas-batas baru, batas yang belum pernah dilewati seniman lain. Menggembirakan menyaksikan seniman musik kita mulai menuju ke arah sana.

Apresiasi pun harus dialamatkan kepada penikmat musik. Ternyata masih ada audiens yang mau menyimak perjalanan jauh seniman-seniman kita.

heros-journey3.jpg

Mereka mau bersusah payah turut berpetualang bersama seniman-seniman ini, meninggalkan comfort zone mereka dan turut menjejak bersama sang seniman. Mereka mendengarkan renungan dan buah pikiran sang seniman untuk menemukan suatu hal yang baru dalam hidup pribadi mereka.

Penikmat sungguh adalah teman seperjalanan seniman, bersama menemukan hal-hal baru. Tanpa penikmat seni yang sungguh, seni yang terbaik sekalipun akan menguap tidak berapa lama dan hilang begitu saja. Tanpa penikmat yang setia mengamati musik baru, tidak akan ada lagi ‘musik baru’.

Yang sehat, yang berpetualang. Tanpa petualangan menembus batas, seni sekarat. Penikmat maupun seniman di Indonesia saat ini sudah mengambil beberapa langkah pertama petualangan seni mereka. Meskipun demikian, dunia estetik masih terbentang luas di hadapan keduanya. Dan perjalanan yang berat pun masih menanti di depan mata.

~ looking forward to the future….

Picture:

About mikebm (1339 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

1 Comment on Yang Sehat, Yang Berpetualang

  1. yess,aku stuju…
    i like it

1 Trackback / Pingback

  1. Baroque, Where Art Thou? « A Musical Promenade

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: