Kabar Terkini

Bang Ali Telah Tiada


Kemarin dulu, tepat seratus tahun kebangkitan nasional, Bang Ali Sadikin berpulang di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura. Ia meninggal pada usia 82 akibat komplikasi penyakit yang dideritanya setelah selama seminggu dirawat di negara tetangga tersebut.

Mengapa saya menulis tentang beliau? Karena jasa Bang Ali ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakartalah yang membuatnya dikenang.

Beliau memperhatikan sekali kemajuan seni dan budaya di ibu kota. Berbagai museum didirikannya, gelanggang olahraga dibangunnya di daerah Jakarta ini. TMII dicanangkannya, Kebun Binatang Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol, dan cagar budaya Betawi digagasnya.

Dan yang tidak kalah hebat adalah visi beliau untuk membangun Taman Ismail Marzuki dan pusat perfilman Usmar Ismail.

Ia mencanangkan Taman Ismail Marzuki sebagai pusat kebudayaan dan seni di Kota Jakarta, tidak kalah dengan New York dan Washington dengan Lincoln Center dan Kennedy Centernya. Di tahun 1968, Lincoln Center belum genap berusia satu dekade, dan Kennedy Center pun baru terbentuk tiga tahun kemudian.

Begitu pula pusat perfilman Usmar Ismail, ia canangkan sebagai pusat perkembangan seni perfilman Indonesia. Sayang perkembangannya tidak sepesat yang diharapkan.

Keputusan yang besar untuk bersaing dengan negeri asing, visi yang besar. Tetapi kenapa kita tidak bisa mengekor dengan benar? Akhirnya malah tertinggal cukup jauh.

Walaupun demikian sekarang jatuh ke bahu kita generasi muda untuk mewarisi semangat Ali Sadikin ini. !966-1977 tidak cukup untuk membangun ibukota ini, butuh waktu lama, dan butuh pribadi-pribadi muda pekerja keras untuk memajukan ibukota serta menggali kekayaan seni dan budayanya.

Terimakasih Bang Ali, selamat jalan.

more on TIM official website

Picture: http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/a/ali-sadikin/ali_sadikin.jpg

About mikebm (1339 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

2 Comments on Bang Ali Telah Tiada

  1. wah2…gw langganan web ini deh….cepet amat bikin postingannya mike? keren2….

  2. ada beberapa topik yang kalo gak cepet…. malah basi duluan hahahaha….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: