Kabar Terkini

El Sistema, Mimpi Jadi Kenyataan


Artikel pertama dari sebuah seri tentang sistem pendidikan musik menakjubkan di Venezuela dan apakah Indonesia bisa menerapkan El Sistema ini. Ini adalah tulisan 3 seri:

  1. El Sistema, Mimpi Jadi Kenyataan
  2. El Sistema, Keadaan Venezuela
  3. El Sistema, Plus-Minus Indonesia

——————————————

Fundación del Estado para el Sistema Nacional de las Orquestas Juveniles e Infantiles de Venezuela, inilah nama lengkap El Sistema yang baru saja menggoncang Eropa dan AS.

The Proms atau The BBC Promenade Concerts, from which inspired this blog’s name, tahun lalu menyaksikan keampuhan dari El Sistema ini. Festival musik musim panas terbesar Inggris ini pun telah memperkenalkan El Sistema ke seluruh Commonwealth.

Di AS, mungkin El Sistema sudah lebih dahulu mencengkeram publik namun terlebih lagi setelah Gustavo Dudamel yang adalah seorang warga negara Venezuela sekaligus sebagai produk murni El Sistema menjadi direktur musik di Los Angeles Philharmonic. Di usianya yang ke-26 tahun ia telah berhasil menarik perhatian publik musik AS dan juga menjadi bukti kualitas El Sistema tersebut.

Lantas apa itu El Sistema? El Sistema adalah sebuah program pemerintah Venezuela yang menekankan pendidikan musik sebagai salah satu kunci pembangunan. Sebagai salah satu negara yang kaya sumber daya alam namun masih tertinggal dalam sumber daya manusia, Venezuela tigapuluh tahun lalu mencanangkan program ini.

Program ini diusulkan oleh José Antonio Abreu seorang ekonom sebagai salah satu program pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup dengan membina generasi muda melalui pendidikan musik wajib yang berkualitas.

Program ini bermula di tahun 1975 dan sekarang menjadi program besar di bawah pemerintahan, dan telah menangani 500.000 orang anak. Saat ini pun jumlah anak-anak yang dibina secara cuma-cuma tahun ini pun mencapai 250.000 orang anak.

Sistem ini melakukan pembinaan dengan pendirian orkes anak dan pemuda di seluruh negeri yang terus didukung oleh pemerintah dan berada di bawah pengawasan Kementrian Kesehatan dan Pengembangan Sosial Venezuela.

Saat ini ratusan badan orkes khusus muda-mudi berdiri di berbagai wilayah di Venezuela sebagai realisasi program ini, masing-masing memiliki beberapa orkes seturut dengan kelompok umur peserta.

Yang menarik dari sistem ini adalah bahwa, El Sistema dikonsentrasikan bagi anak-anak yang kurang mampu, sebagai bentuk pemerataan dan pendidikan. Sistem dari Abreu ini juga ditujukan untuk membuka peluang-peluang baru bagi mereka sekaligus menanamkan nilai-nilai dari pendidikan musik seperti dedikasi, ketekunan, kerja keras dan disiplin. Dan ini semua diberikan secara gratis.

El Sistema mencoba sedini mungkin dalam menggapai anak-anak, melakukan upaya positif semenjak mereka masih sangat muda. Ini dilakukan karena dampak positif musik dan seni umumnya harus dipaparkan sedini mungkin bagi anak-anak.

Dan perlu dicatat bahwa program ini tidak hanya mengetengahkan musik klasik tetapi juga mengetengahkan musik dalam negeri, menjadikannya ranah yang subur untuk perkembangan musik dan budaya nasional mereka di bidang musik.

Dan baru-baru ini tersiar kabar bahwa mereka juga berencana melebarkan sayap bukan hanya di bidang musik saja, tetapi juga seni peran dan tari. Selain itu, mereka juga berniat menjangkau sekolah-sekolah dasar dan memperluas jangkauan di luar mereka yang kurang beruntung secara ekonomi. Sebuah perencanaan yang tentunya bukan main-main.

El Sistema sedemikian berhasil dan berjalan dengan baik sehingga banyak penggerak seni di AS dan banyak negara Eropa berharap bahwa sistem serupa dapat dilaksanakan di negara asal mereka. Pendidikan musik yang menyeluruh dan berkualitas serta berkesinambungan selalu menjadi cita-cita para penggerak seni tersebut, cita-cita yang belum pernah tercapai dalam dunia pendidikan musik di Barat.

Cita-cita bahwa musik bisa menjadi jembatan sosial selalu didengungkan, namun baru kali ini ada sebuah negara yang berhasil mengejawantahkan cita-cita ini dengan sukses dan menyeluruh.

Visi dari program ini benar-benar diemban oleh negara dan terus berlangsung selama 33 tahun ini, mengingat pendidikan musik bukanlah pendidikan yang murah. Banyak guru yang harus disediakan begitu juga dengan ribuan alat musik yang tentu tidak murah.

Program ini telah membuktikan pada dunia bahwa memang musik dapat menjadi bagian pembangunan sosial makro. Selain itu kualitas musikal dari anak-anak muda Venenzuela ini pun juga baik, memastikan pula bahwa pembangunan sosial makro diiringi juga dengan pembangunan musikal peserta program ini.

Sambutan penampilan mereka begitu luar biasa ketika bermain di Inggris. Di bawah adalah sambutan penonton ketika mereka meminta encore dari Orquesta Juvenil Simón Bolívar de Venezuela, salah satu orkes besar dan utama yang menjadi bagian dari El Sistema dipimpin oleh Gustavo Dudamel. Heboh!

Bagian kedua dari tulisan ini akan membahas apakah program semacam El Sistema cocok untuk negara seperti Indonesia… klik di sini.

~El Sistema oleh Drew McManus 1, 2, 3, 4.

~El Sistema in wikipedia.

Picture:

About mikebm (1339 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

2 Comments on El Sistema, Mimpi Jadi Kenyataan

  1. AN**NG!!!!

    tokoh baru dalam dunia musik klasik telah datang dari negeri dunia ketiga…sudah saatnya nih, sudah saatnya!!!

    bisa aja sih lo dapet info gini? dari mana mike? haha…dasar jurnalis musik…

  2. haha santai aja bang….

    gw dapet dari beberapa media di luar…. dan emang gila banget mereka bisa bikin kayak begini.

    terketuk aja oleh rasa iri…. hehehehe

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. El Sistema, Keadaan Venezuela « A Musical Promenade
  2. El Sistema, Plus-Minus Indonesia « A Musical Promenade
  3. Musik Bergema di Balik Jeruji « A Musical Promenade
  4. Musik Baru dan Pendidikan « A Musical Promenade

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: