Kabar Terkini

BBM Memukul di Musim Panas


Baru dapat kabar bahwa sekali lagi harga minyak mentah dunia membumbung dan mencapai harga termahal sepanjang sejarah, US$ 142 per barrel.

Dan ternyata musim panas di Amerika Serikat sana sudah mulai terpengaruh, termasuk bisnis musik musim panas tahun ini.

Musim panas bagi kebanyakan masyarakat barat adalah saatnya berada di luar ruangan dan juga saatnya berlibur dan bersantai menikmati hangatnya cuaca. Dan saat-saat seperti inilah yang juga menjadi salah satu kesempatan industri musik untuk menggaet penonton.

Saat ini juga adalah saatnya menggelar konser-konser besar baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan beratapkan langit sambil menggelar tikar. Festival musik pun bertebaran menyuguhkan berbagai genre musik dari metal sampai klasik. Konser-konser pun diadakan di taman terbuka dan ruang publik lain dengan harapan dapat disaksikan lebih banyak orang.

Namun kenyataan bahwa harga minyak telah membumbung tinggi yang disebabkan oleh melemahnya perekonomian AS, ternyata telah memukul dunia bisnis musik.

Rolling Stones melaporkan membumbungnya harga BBM telah mengurangi minat masyarakat untuk menikmati hiburan musik. Kabarnya alasan yang diambil adalah bahwa ongkos bensin untuk menonton yang semakin tinggi menyebabkan pengeluaran pun membumbung untuk menyaksikan sebuah konser.

Stevie Wonder, Janet Jackson, Maroon 5 dan George Michael adalah beberapa korban penjualan tiket yang rendah ini.

Harga BBM yang semakin tinggi ini ternyata tidak hanya memukul beberapa artis besar. Tapi juga memukul banyak band-band indie yang hidup dari satu pertunjukan ke pertunjukan lain. Selain itu kegiatan tur juga menghadapi berbagai masalah karena harga BBM yang begitu tinggi.

Tur dan live performance telah diprediksi oleh para ahli sebagai primadona baru dari industri musik terutama setelah industri rekaman melesu. Namun live performance tampaknya akan semakin berat setelah harga BBM merongrong seperti sekarang ini.

Band indie yang mengandalkan mobil pribadi berkendara dari satu kota ke kota lain untuk tampil semakin terpukul. Dengan harga bensin yang semakin mahal, sulit sekarang bagi mereka untuk mengumpulkan modal yang cukup untuk hidup. Sekarang lebih banyak lagi uang yang tersedot ke tangki bensin mobil van mereka.

Beberapa musisi indie ini bahkan lebih memilih untuk tinggal menginap di rumah kenalan daripada di penginapan untuk mengurangi ongkos pertunjukan. Artis besar pun sekarang mulai mengurangi pengeluaran transportasi, mengurangi jumlah kendaraan angkut truk peralatan misalnya.

Ada pula yang akhirnya membatalkan beberapa konser di dalam tur tersebut… Lantas?

~ info dari yahoo.com dan rollingstones.com

Picture:

About mikebm (1339 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: