Kabar Terkini

Seriusnya Musik yang Menghibur


Nusantara cousteau1

Dalam rangka 200 tahun wafatnya komposer Haydn, Nusantara Symphony Orchestra (NSO) menyelenggarakan konser di Usmar Ismail Concert Hall kemarin (16 Juni). Kali ini dipimpin oleh konduktor asal Prancis Michael Cousteau, NSO mengetengahkan karya Symphony no.45 dalam F# minor Haydn yang menjadi sorotan malam itu, diikuti oleh Concerto untuk Dua Piano dari Mozart, Symphony no.1 op.21 karya Gossec dan The Carnaval of the Animals karya Camille Saint-Saens.

Dengan format orkes yang lebih kecil dari biasanya, Nusantara Symphony Orchestra berhasil mengetengahkan musik secara lebih intim dan menarik, hal ini terlebih didukung oleh Auditorium Usmar Ismail yang lebih kecil dari markas NSO di Balai Sarbini sehingga menciptakan suasana nyaman dan hangat.

Dipimpin oleh konduktor tamu, NSO tampak bergairah dibawah pimpinan Cousteau dan hal ini terlihat dari respons orkes dan suara yang dihasilkan sejak konser dimulai. Memaminkan karya Gossec, seorang komposer Prancis, suara terdengar kaya dan memiliki arah yang jelas. Bahkan range dinamik terasa begitu ekspresif dan eksploratif, yang mungkin juga didukung oleh akustik ruangan yang jauh lebih terkontrol.

Nusantara cousteau2

Bermain dua piano adalah suatu tantangan tersendiri. Untuk bermain duo piano saja, sangat sulit untuk membina keintegrasian visi satu dengan yang lain, baik dari segi warna suara, tempo, pace permainan bahkan nafas sekalipun. Tidak heran banyak duo piano dunia yang memang mengkhususkan diri pada repertoar musik jenis ini, dan tidak heran banyak di antara duo ini terdiri dari 2 bersaudara atau bahkan kembar karena tantangan di atas.

Apabila bermain berdua saja sudah amat menantang apalagi karya Mozart Concerto untuk dua piano KV 365 yang mengetengahkan 2 pianis kenamaan Indonesia, Adelaide Simbolon dan Iswargia Sudarno. Harus diakui bahwa kedua orang pianis ini secara teknis membawakan karya ini dengan sukses dan indah walaupun nyaris mustahil untuk berharap bahwa kedua orang rekan kerja ini bisa menyatukan aspek teknis dan aliran denyut kehidupan insani sembari terus aktif berinteraksi dengan orkes, sebuah tantangan yang mungkin tidak bisa dijawab hanya dengan lamanya latihan bersama saja.

Nusantara cousteau3Di bagian kedua konser, Michael Cousteau berhasil membangkitkan kembali semangat dan kejernihan dari NSO. Memainkan simfoni Haydn bertajuk ‘Farewell’ ini, NSO bermain dengan sangat sigap. Tantangan teknis dilahap dengan baik walaupun sempat terdengar masalah tuning dari orkes. Namun secara umum NSO kembali ke penampilan yang prima. Kerja sama antar bagian pun dikemas begitu cantik dan teliti dengan penekanan musikal yang begitu rapi, sampai di bagian akhir simfoni ketika secara teatrikal satu persatu pemain orkes keluar dari panggung sejalan dengan musik yang terus mengalun sampai akhirnya si konduktor juga meninggalkan 2 pemain biola yang perlahan meninggalkan panggung hingga benar-benar kosong.

Sabagai karya terakhir pendekatan teatrikal tetap menjadi sajian utama. Carnival of the Animals, karya yang ditolak oleh sang komposer Saint-Saens semasa hidup, adalah malahan menjadi karyanya yang paling diminati. Penuh lelucon musikal, NSO mengetengahkan karya ini dengan begitu hidup dan riang. Dipadu dengan narasi dari aktris senior Jajang C. Noer dan Ratna Riantiarno, karya yang terdiri dari 14 bagian ini menjadi sangat menarik dan menghibur namun tetap sarat dengan makna musik yang mendalam.

Harus diakui penyusunan konser ini begitu menghibur sekaligus juga mengedukasi. Bukan hanya sekedar serius ataupun santai tapi secara musikal berarti. Dan ini semua dibuktikan dari sambutan penonton yang begitu meriah.

Nusantara cousteau4

About mikebm (1339 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

2 Comments on Seriusnya Musik yang Menghibur

  1. musik emang menghibur,,ya

  2. emang betul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: