Kabar Terkini

Alat Musik di Jalan


~ setelah membaca tulisan ini di nytimes.

streetpiano1

Mungkin keluhan sering muncul mengenai jarangnya sebuah pementasan. Seorang pembaca setia pun akhirnya pernah mengangkat sebuah pandangan tentang perlunya pentas-pentas di ruang publik, dan memang kita membutuhkan pentas-pentas di ruang publik.

Tapi bagaimana cara memicu pertunjukan di ruang publik?

Mungkin ide Luke Jerram dengan pilot projectnya di beberapa negara adalah cara yang paling baik. Daripada memaksa para seniman untuk lebih banyak mengadakan pertunjukan di ruang publik, Jerram memilih untuk menyediakan alat musik (dalam hal ini piano) di banyak tempat strategis di tengah kota. click StreetPianos.

Ya, sebanyak puluhan piano diikat dan digembok di berbagai tempat ramai dan terbuka di London. Dan piano ini bebas untuk dimainkan siapa saja dan kapan saja, tanpa ada penjaga khusus yang mengawasi. Lama permainan setiap orang juga tidak diatur secara khusus. Lembaran plastik yang besar digunakan untuk menutup piano dari terpaan hujan. Piano yang digunakan pun bukan piano yang wah, mungkin malah tergolong sederhana dan tua.

streetpiano2

Proyek ini telah berhasil di beberapa kota sebelumnya, antara lain Sao Paolo – Brazil, Birmingham – Inggris, Sydney – Australia.

Yang terjadi di kota-kota ini adalah banyak pejalan kaki yang berhenti sebentar untuk meluangkan waktu bermain-main di sana dan pejalan yang lain dipersilakan untuk menonton di pinggir jalan.

Hasilnya berbagai pemain-pemain baik amatir-profesional, tua-muda, memainkan karya sederhana sampai rumit di piano-piano tersebut. Bahkan ada yang secara khusus datang untuk mempertontonkan sesuatu di piano tersebut, mengenakan kostum aneh dan sebagainya.

Yang pasti, ini akan menarik publik untuk turut berperan walaupun hanya untuk sekedar menonton. Dan ini menjadi tiket masuk bagi publik untuk lebih menghargai seni secara umum.

Pun ini mampu menggelitik para seniman untuk lebih aktif di jalan bukan? Yang akhirnya akan menggenjot pentas-pentas publik yang dilakukan sendiri oleh para seniman?

Apa jadinya kalau ini diterapkan di Indonesia? Hmm, mungkin ada komentar?

streetpiano3

Picts from http://www.streetpianos.com/london2009/gallery

Iklan
About mikebm (1336 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

9 Comments on Alat Musik di Jalan

  1. piano di tengah jalan? street performance secara sporadis? seni yang akrab dengan pemirsa kasual? kemungkinan melirik seorang cewek manis main piano dengan jago di sudut kota? do want. (-o-)/cU

    tapi ya mungkin terkait audience-nya juga sih ya. terkait kesadaran bermusik dari orang-orang yang berlalu-lalang juga pastinya. IMO kalau di Indonesia (atau setidaknya yang gw tau, Jakarta) mungkin perlu ada juga penggiat yang mengisi secara rutin (e.g. setiap dua atau tiga akhir pekan, atau lebih sering) jadi nggak seluruhnya sporadis juga.

    mungkin terkait kesadaran dan kemampuan teknis bermusik rata-rata dari warga yang lewat juga sih, jadi nggak bisa asal taruh piano juga. tapi kalau kesadaran bermusik (setidaknya apresiasi) bisa sedikit terpacu, sudah jadi langkah maju, toh? =)

    ~asal nggak dirusak aja sih pianonya
    ~nanti kayunya digergaji lagi buat dijual (LOL)

  2. Guwe pasti akan mencoba pianonya..
    Kalau lagi gak ada orang lain lewat 😀

  3. hmmm… mungkin kalo dijakarta di kasih gitar aja kali yah… dan kasihnya beberapa di satu tempat, siapa tau jadi mainnya bareng2… *mengendorse pengamalaman bermusik bersama…. dan gw rasa banyak yang bisa maen gitar kok orang indo…

  4. piano juga buanyak banget kok yang bisa main, hehehe…mau ditaro di sebelah mana dulu di Jakarta nih saran lo? hahaha

  5. hmmm… taman kayak di taman suropati ok, stasiun kota boleh juga… depan ambasador, hmmm… terus di terminal2 bus kayaknya boleh tuh…. di blok m misalnya…

  6. mike, di blog ini kok gak ada tulisan bahwa ada yang uda komenin komen kita yah?jadi mesti cek ke tulisan yang itu lagi.

  7. hahaha… bukan fesbuk ini bung…. gw blm nemu fitur itu di wordpress gratisan ini…

  8. ^

    ada kok notifikasi via e-mail. kalau post comment di bawah ada tuh, ‘Notify me of follow-up comments via email’… pakai dashboard WordPress juga bisa sih, tapi perlu account.

    ~RSS comment juga bisa sih 😉

  9. nah, ini sekarang uda muncul tuh, jadi tiap orang yang baru komenin tulisanmu uda muncul ikon2nya. hehe..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: