Kabar Terkini

Sebuah Perjalanan Bertabur Bintang


Susvara viaggio 1Ketika banyak pertunjukan mencoba mengusung banyak karya-karya yang belum pernah dibawakan sebelumnya, di malam Minggu ini Susvara Opera Company malah berusaha membawakan kembali karya-karya pilihan yang pernah mereka bawakan sebelumnya dalam berbagai pertunjukan sepanjang 30 tahun perjalanan sejarahnya. Il Viàggio dell’Opera, perjalanan opera memang menggambarkan perjalanan Susvara sebagai salah satu pilar pertama pertunjukan opera di Jakarta.

Pergelaran kali ini mengangkat banyak cuplikan opera-opera ternama seperti Fidelio, Le Nozze de Figaro, La Gioconda, Die Zauberflöte, La Boheme, Norma dan banyak opera lainnya. Banyak penyanyi yang terlibat di dalamnya, juga beberapa pengiring yang semuanya berkolaborasi untuk mendukung acara ini. Pianis terkemuka Adelaide Simbolon adalah salah satunya.

Namun yang menjadi sorotan malam itu adalah Aning Katamsi dengan aria yang menyentuh Senza Mamma dari opera Suor Angelica karya Puccini. Sungguh, sebagai penutup bagian pertama pertunjukan Aning sunggu mengangkat tinggi tensi acara dengan magnetnya yang begitu kuat. Interpretasi dan penghayatan yang mendalam menyedot penonton tenggelam ke dalam dunia Angelica. Efeknya begitu terasa bahkan hingga masuk babak kedua. Mencengangkan.

Susvara Viaggio 2

Di babak kedua Binu Sukaman juga tampil dengan memukau, berduo dengan Aning, dan diiringi Adelaide, adalah sebuah kesempatan yang jarang bisa disaksikan dua orang diva Indonesia menempati panggung yang sama dan berduet bersama. Harus diakui saat ini memang merekalah soprano hasil didikan dalam negeri yang cemerlang.  Binu dengan suara yang dramatis membawakan Norma dengan penuh gairah. Keduanya berkolaborasi dalam duet Mira, O Norma dari opera karya Bellini Norma.

Secara umum tampak bahwa kebanyakan penyanyi agak telat panas. Memasuki babak kedua dengan aura yang sudah begitu naik di akhir babak pertama, seluruh penampil memasuki performa terbaik mereka. Penjiwaan jadi jauh lebih baik dan secara umum pembawaan pun juga menjadi lebih lancar dan memukau.

Ferry Chandra dan Sri Muji Rahmawati terdengar cukup maksimal, juga Ahimsa yang juga lebih matang. Charles Nasution juga Christine Lubis pun juga terdengar lebih mantap dengan proyeksi yang baik. Pianis Priska Budiharjo, Teo Minaroy, Aditya Setiadi dan Celine Meirani juga berhasil dengan cukup baik membawakan karya. Sensitifitas dan drama juga terdengar bersemi dengan cukup jelas.

Hanya saja terdapat ganjalan terutama di bagian paduan suara yang secara produksi suara masih terdengar tegang dan kurang merata. Paduan suara Studio Cantorum dan Susvara Opera Company,  seharusnya tidak boleh melepaskan pentingnya peranan konduktor dalam menentukan tempo dan tanda masuk. Tanpa konduktor alhasil kolaborasi pun kurang pas dengan para pengiring, kejar mengejar. Suatu hal yang disayangkan.

Namun yang pasti acara ini adalah salah satu medium untuk lebih memasyarakatkan seni pertunjukan opera. Dan terlebih lagi suatu kesempatan bagi bibit-bibit muda untuk mulai berkarya dan mencicipi pengalaman di depan panggung.

Sayang sekali Susvara harus menjadwal ulang pagelaran opera secara penuh di tahun ini. Yang pasti publik Jakarta  masih menantikan opera dalam tampilan lengkap seperti La Boheme yang Susvara bawakan hampir 2 tahun yang lalu.

Susvara viaggio 3

About mikebm (1339 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

2 Comments on Sebuah Perjalanan Bertabur Bintang

  1. Thanks for the review. I made one too LoL

  2. Untuk Anda yang ingin membaca ulasan secara lebih komprehensif dan mendetail dan personal, silakan membaca ulasan Aditya di atas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: