Kabar Terkini

Kesederhanaan Manis Konser Natal


Perayaan Natal dalam kesederhanaan, inilah yang pertama kali terbersit di benak sehari sesudah hari Natal, 26 Desember yang lalu. Beberapa waktu sebelumnya, telah kita saksikan banyak perayaan dan bahkan kompetisi yang cukup gegap gempita untuk menyambut Natal. Tapi sebuah konser Natal kecil merupakan sebuah penawar untuk kembali ke nilai kesederhanaan masa Natal.

‘Merry Little Christmas’ memang sesuai dengan konsep konser kecil yang diselenggarakan Paduan Suara Kristus Raja di Gereja Damai Kristus di bilangan Kampung Duri Jakarta Pusat. Dengan kesederhanaan, paduan suara yang pernah meraih juara pertama kompetisi paduan suara gereja Katolik Jakarta di tahun 2008 ini mencoba mengetengahkan kembali nilai tradisional Natal itu. Tidak perlu konser besar dengan aula-aula yang mewah ataupun di mal-mal ternama; sederhana namun terkesan amat manis.

Mengangkat lagu-lagu yang cukup easy-listened, paduan suara yang dibentuk tahun 2005 ini membuka pagelaran dengan serangkaian ordinarium misa dari John Leavitt. Dengan gaya yang ringan namun tetap menyimpan kerumitan dalam tempo dan flow, misa ini terasa begitu bersemangat.

Paduan suara pun terdengar sangat padu walaupun karya terdengar cukup menantang secara ritmis dan tempo. Balutan harmoni disampaikan dengan teliti namun tetap lepas. Karya yang pendek ini cukup berkesan di telinga pendengar. Jelas sekali bahwa ensembel ini cukup siap untuk tampil malam itu dan Mercy Corebima selaku konduktor pun memimpin dengan keyakinan yang tinggi dibarengi dengan kepercayaan seluruh ensembel padanya yang begitu terasa. Benny Manumpil pun juga ikut serta memeriahkan konser sebagai solois atas karya gubahannya sendiri yang dibawakan di babak kedua.

Di babak kedua memang terasa tampaknya konsentrasi paduan suara sudah menurun. Namun memang yang sebenarnya paling berpengaruh adalah minimnya pengalaman  jam terbang dan juga stamina paduan suara untuk pagelaran satu jam penuh. Membawakan karya-karya populer Natal, paduan suara seringkali kehilangan pijakan nada sehingga beberapa kali pitch terdengar tidak jelas berada di mana.

Ada satu hal unik yang dijumpai oleh sebuah paduan suara yang masih muda. Antusiasme yang mereka tampilkan begitu tinggi, juga begitu hidup dan responsif. Balans dan tekstur begitu terjaga apalagi ketika seluruh paduan suara menyanyi, bukti bahwa mereka dengan seksama mendengarkan satu dengan yang lain. Namun ketika sampai pada solo seksional seringkali paduan suara kehilangan kepercayaan dirinya yang akhirnya berpengaruh pada produksi suara seksi tersebut. Begitu juga ketika attack masuk seringkali tidak begitu jelas terdengar, mungkin karena saling menunggu dan mendengar kolega sebelahnya.

Walaupun demikian, untuk sebuah paduan suara dengan jam terbang yang baru, pagelaran kemarin secara konseptual maupun artistik sudah cukup matang. Kesahajaan begitu terasa dan penulis yakin seiring jam terbang yang terus bertambah, paduan suara ini akan menjanjikan pertunjukan yang lebih baik.

About mikebm (1163 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

3 Comments on Kesederhanaan Manis Konser Natal

  1. PsKR selalulah melayani Tuhan dengan kesederhanaan hati ^^, suara mu bagai embun d Gereja Damai Kristus, tunjukkan selalu spirit untuk bernyanyi dengan hati, go go go !!!

  2. Bos, mampir nih setelah sekian lama. Paroki Damai ini dekat dari rumah gw. Waktu kompetisi koor yg lalu mereka juara 1, koor gw juara 3 (kalau ga salah). Selamat mengawetkan peristiwa!

  3. Tommy PRabowo // 1 Januari 2010 pukul 7:54 am //

    missed it

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Berbagai Sisi Kehidupan Anak Muda Katolik di Indonesia | Edisi Berita | Kumpulan berita dan informasi terkini
  2. Berbagai Sisi Kehidupan Anak Muda Katolik di Indonesia
  3. Berbagai Sisi Kehidupan Anak Muda Katolik di Indonesia - Avatar Nusantara Technologies

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: