Kabar Terkini

Jadi Eksekutif Seni di AS Ternyata Menghasilkan


Seni pun perlu digarap dengan serius, terutama dalam masalah manajemen dan juga mengelola perannya di masyarakat. Seni seringkali dianggap sebagai pusat pengeluaran tanpa ada pemasukan yang jelas dan konkrit serta profit margin.

Namun, di Amerika Serikat ternyata menjadi eksekutif/CEO dari sebuah lembaga seni ternama dan memiliki peran strategis dalam perkembangan budaya bangsa dianggap sangat penting. Sebagai organisasi nirlaba ternyata tetap membutuhkan tokoh-tokoh yang visioner dan berkualitas untuk memimpin organisasi ini ke depan. Dan karena itu, mereka harus tetap menjaga agar organisasi yang mereka pimpin tetap berada dalam top-of-mind masyarakat di bidang di mana organisasi ini bergerak, memastikan bahwa organisasi mereka tidak kekurangan donatur dan relawan dengan program yang menarik dan mengedukasi mereka dengan cara-cara yang tidak lazim dalam bisnis konvensional.

Seberapa pentingnya peran mereka bagi organisasi ini dan perannya yang dilihat di masyarakat, bisa dilihat dari permasukan mereka dan gaji para presiden direktur ini, yang laporannya dikumpulkan oleh LA Times berdasarkan data pengembalian pajak 2010-2011 organisasi nirlaba di mana lembaga-lembaga kebudayaan ini tergolong di dalamnya. Dan ternyata 10 terbesar di AS angkanya juga cukup fantastis, di atas 6 digit US Dollar. Artikel LATimes ini bisa diklik di sini. Bagaimana dengan Indonesia? Seberapa pentingkah institusi seni di Indonesia, mungkin gaji dan tunjangan pemimpinnya bisa menggambarkannya barang sedikit.

About mikebm (1164 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

3 Comments on Jadi Eksekutif Seni di AS Ternyata Menghasilkan

  1. Kalu kita memakai kacamata lembaga seni di Amerika memang sangat jauh berbeda, apalagi dari sudut pandang pemerintahannya, pemerintah Indonesia pada umumnya mendukung hal-hal yang bersentuhan dengan politik, apalagi yang berkatan dengan industri kreatif yang baru-baru diwacanakan pemerintah Indonesia. Tapi apakah ini merupakan kesalahn pemerintah? disini saya tidak punya kapasitas untuk menyalahkan pemerintah hehehehe. Tapi ketika pemerintah menyadari bahwa pertunjukan-pertunjukan yang terlaksana mampu meningkatkan perekenomian Indonesia saya kira hal tersebut bisa terwujud. Menurut beberapa artikel dan melalui diskusi, pemerintah Amerika menganggarkan dana kesenian kepada organisasi. Ketika organisasi tersebut menyelenggarakan sebuah pertunjukan dengan memakai tiket maka sekian persen akan dimaksukkan kepemerintah untuk dianggarkan kembali untuk organisasi. Tapi memang pemerintah harus saling mendukung dengan organisasi-organisasi kesenian. Salam kenal.

  2. Terimakasih untuk pandangannya Mas Yudi, memang demikian apabila di luar. Sebenarnya artikel ini juga untuk mempertanyakan di manakah posisi seni di mata khalayak di Indonesia, termasuk di mata pemerintah kita….šŸ™‚

  3. sip Mas…, sebenarnya indonesia kaya akan seni mas, tetapi mungkin belum ada kesadaran akan kekayaan seni di Indonesia, nah inilah yang merubah posisi seni di mata mereka, tapi apakah kita harus memaksakan mereka sadar? Siapa yang mempunyai peranan memberikan pencerahan ke pada masyarakat Indonesia yaitu seniman. Karena senimanlah yang memberikan sesuatu yang bisa di apresiasi ke pada masyarakat. Tapi terus terang hal ini menarik dikaji lebih dalam lagi, kalau ada kesempatan kita bisa bertemu dan berdiskusi mengenai hal tersebut, hehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: