Kabar Terkini

Aneka Sajian dari Anak Bangsa untuk Negeri


1173644_10201352413468005_1125552011_nMembuka konser dengan lantunan ‘Indonesia Raya’ selalu memberikan gambaran yang gamblang akan konser yang diselenggarakan. ‘Simfoni untuk Bangsa 2013’ adalah salah satu dari rangkaian konser tahunan yang diselenggarakan The Resonanz yang membawahi Jakarta Concert Orchestra, Batavia Madrigal Singers dan The Resonanz Children Choir.

Sebagai sajian di babak pertama, orkes Jakarta Concert Orchestra dan direktur musiknya Avip Priatna menghadirkan karya-karya komponis Ludwig van Beethoven. Overture untuk balet Prometheus adalah pembuka konser yang diadakan dalam kerangka nasionalisme dan hari kemerdekaan ini. Kemudian dilanjutkan dengan Piano Concerto no.5 ‘Emperor’ dengan solois Edith Widayani yang tampil mengesankan.

Edith yang adalah mahasiswi Eastman School of Music di AS, dengan permainan yang solid mampu bekerja sama dengan apik orkes, mengetengahkan nuansa beragam nan unik. Pendekatannya pun fleksibel seakan menjadi bagian dari orkes, namun tidak pernah kehilangan kecemerlangan solo piano. Detail permainan yang diajukan Edith seakan memberi ruang untuk interpretasi berbeda dari konserto piano yang populer dimainkan dengan corak maskulin tapi elegan ini.

Jakarta Concert Orchestra juga tampil dengan semangat dan segar. Suguhan dengan eksekusi yang tak bercacat dibarengi dengan kelincahan permainan. Avip pun seakan tidak mau terjerumus dalam permainan yang berat, terus mengangkat arah permainan. Walau dalam format orkes kamar, semua detail musik tersaji lengkap dan memungkinkan solois untuk merespon permainan orkes yang tahun ini berusia sebelas tahun ini.

Di babak kedua, giliran Batavia Madrigal Singers dan The Resonanz Children Choir yang tampil diiringi orkes. The Resonanz Children Choir tampil dengan seru lewat karya baru Taroret yang digubah oleh komponis muda Fero Aldiansya mengangkat syair nasionalis dengan lantunan tangganada Sunda, sebuah karya yang menarik untuk dinyanyikan anak-anak sembari diiringi secara minimalis oleh orkestra.

Beranjak menuju sajian utama di babak kedua yang mengangkat tokoh Mochtar Embut, komponis Indonesia yang jarang menerima sorotan, namun aktif berkarya semasa 39 tahun hidupnya. Sebagai seorang komponis, ia aktif menggubah karya lagu, seperti Nyanyian Gembira yang aransemen oleh Fero. Juga ditampilkan tembang-tembang puitik seperti Lagu Bagi Pahlawan, Segala Puji dan With the Deepest Love from Jakarta yang diaransemen oleh arranger muda Reinaldi Wicaksono, Andika Pratama dan Aubrey Victoria. Soprano Christine Tambunan dan tenor Farman Purnama tampil kembali sebagai solois, sesudah penampilan mereka bersama dalam musikal Sang Kuriang.

Penonton juga diajak untuk mengenal karya-karya Mochtar Embut seperti karya orkestra Varia Ibukota yang merajut rhapsodia dari tema-tema lagu daerah Betawi yang dimainkan dengan lincah dan seru. Selanjutnya lagu-lagu daerah yang diketengahkan keseperti Bubuy Bulan yang diarasemen oleh Reinaldi Wicaksono dan Wak-wak Gung dengan aransemen Irsa Destiwi yang dengan riang dinyanyikan oleh Batavia Madrigal Singers. Sajojo menjadi sajian penutup dengan kemeriahan khas Papua yang menggugah. Tepuk tangan membahana mengisi seluruh ruangan yang dibalas dengan permaianan satu buah encore.

Sajian malam ini memberikan warna yang cukup beragam di pertengahan bulan September ini. Warna nasionalisme dan kedaerahan penuh berpadu dengan musik klasik yang katanya khas Barat ini. Namun malam kemarin menjadi warna yang cukup seru untuk dicermati di Aula Simfonia Jakarta.

~terimakasih Julien utk koreksinya

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

2 Comments on Aneka Sajian dari Anak Bangsa untuk Negeri

  1. miss this one.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: