Kabar Terkini

Senandung Kasih dari ITB Student Orchestra


IMG_4169

Sabtu siang tadi, di Teater Tertutup Dago Tea House Bandung, tampil ITB Student Orchestra dalam konser tahunan mereka yang keenam dengan tajuk The Colours of Love. Di bawah arahan baton sesama mahasiswa Guntario Sukma Cahyani sebagai direktur musik, Arnold Giovanni dan Bram Setiadi, salah satu orkes mahasiswa yang bergerak di sebuah institusi pendidikan teknik, Institut Teknologi Bandung, menampilkan berbagai sajian musik orkestra untuk dinikmati oleh mereka yang menghadiri pagelaran mereka ini.

Sesuai dengan tema The Colours of Love, orkestra ini menampilkan berbagai sajian, dari orkestra gesek, ensemble tiup dan orchestra besar. Berbagai karya komponis pun disajikan, seperti Edvard Grieg “The First Meeting”, beberapa potongan dari 2 karya suita Gustav Holst “Brook Green Suite” dan “St. Paul’s Suite” dan Edward Elgar lewat “Serenade for Strings” yang memang banyak menulis untuk orkes gesek yang menjadi fokus dan tulang punggung pada pertunjukan kali ini. Pizzicato Polka karya Johann Strauss II juga ditampilkan bersama dengan karya monumental George Gershwin “Summertime” menampilkan soprano Ardelia Padma Sawitri yang tampil dengan warna suara tebal terproyeksi dan eksekusi yang menawan.

Dibabak kedua tampil pula ensembel tiup di bawah arahan Arya Pugala Kitti lewat karya “L.O.V.E” dan karya orisinal Arya “Tooth Fairy” yang berkolaborasi dengan seksi gesek dalam format kecil menampilkan suasana yang dinamis namun penuh enigma. Setelah itu tampil orkes besar ITB dalam format lengkap gesek dan tiup serta didukung oleh seksi perkusi dari Marching Band Waditra Ganesha ITB. Lagu-lagu cinta populer seperti “Can’t Take My Eyes Off You” dan “Andai Aku Besar Nanti”, “Por Una Cabeza” dan “Aerith’s Theme ditampilkan. Tidak lupa medley lagu-lagu cinta dibawakan dengan kocak dalam “The Colours of Love” serta ditutup dengan Medley karya Ismail Marzuki dan Dewa19.

Secara umum, orkes ITB ini tampil dengan cukup prima. Seksi gesek yang mendominasi berbagai nomor yang dibawakan terdengar cukup baik, telebih di instrumen dengan register tinggi yang di beberapa tempat terproyeksi dengan baik dan cukup rapih. Memang perlu pengerjaan lebih lanjut di register bawah seperti cello dan kontrabass untuk mendapatkan bobot maksimal dan kaya warna. Intonasi pun tergarap dengan cukup baik, sebuah pencapaian yang tentunya membutuhkan kerja keras dan perhatian yang cukup. Seksi tiup sendiri tampil dengan matang, walaupun tidak begitu banyak bagian yang mereka bawakan namun kepekaan mereka untuk menjalin keseimbangan volume dengan gesek harus diacungi jempol, terutama apabila kita mengetahui bahwa proyeksi secara umum orkes terutama di seksi gesek tidak berbanding lurus dengan banyaknya jumlah musisi di atas panggung.

Tantangan serupa nampaknya belum dapat dijawab oleh barisan perkusi yang walaupun bermain dengan rapih terkesan kontras, terutama karena baik secara teknik orkestrasi di beberapa karya maupun eksekusi tidak didukung ketebalan tone oleh seksi lainnya. Kontrol terhadap tempo dan kesinambungan karya mungkin adalah salah satu ujian terbesar bagi para konduktor mahasiswa yang telah bekerja dengan baik mengarahkan rekan-rekannya.

Namun demikian konser pada hari ini cukup menghibur terutama dengan tampilnya 4 orang F4 dan solois wanita di atas panggung pada “The Colours of Love”. Pembawa acara pun seakan tidak putus mengingatkan penonton untuk senantiasa fokus pada musik yang ditampilkan, yang mungkin memang dibutuhkan oleh penampil maupun pendengar. Karena bagaimana pun konser ini adalah sebuah media pembelajaran, sebuah cara untuk memasyarakatkan musik simfoni di kalangan muda kita. Dan dalam penampilan siang tadi ITB Student Orchestra berhasil dengan gemilang. Selamat….

 

About mikebm (1164 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: