Kabar Terkini

Mei Bulan yang Ramai Konser


jcomcoEntah sudah berapa banyak pertunjukan yang dilangsungkan bulan Mei ini. Terutama di Jakarta, hal ini didorong dengan baru dibukanya sebuah auditorium resital baru di bilangan Kebayoran Baru. Festival yang diadakan pada bulan itu saja sudah menyumbang sekitar 6 buah konser dalam waktu 3 minggu ini. Belum lagi ditambah dengan berbagai konser bulanan, debut concert, dan konser periodik yang diadakan oleh berbagai institusi pendidikan musik. Pun sebentar lagi kita akan semakin semarak dengan banjir Pre-competition Concert. Agaknya banyak? Ya, tentu saja banyak.

Apakah ini pertanda dari semakin hidup dan maraknya musik seni di tanah air? Tentu saja. Namun demikian janganlah banyaknya konser di bulan Mei ini mengecoh akan keberadaan musik seni di tanah air. Harus dikatakan bahwa banyak konser di Indonesia, juga di Jakarta masih kembang-kempis. Apabila diinisiasikan oleh pemerintahan, bulan Mei ini adalah bulan di mana Anggaran Belanja Daerah turun, sehingga memungkinkan untuk diadakan konser-konser yang disubsidi oleh Pemerintah Daerah.

Konser Pra-kompetisi pun akan juga semakin memarakkan kalender konser kita dalam beberapa bulan ke depan. Ya, banyak kompetisi, terutama kompetisi paduan suara internasional diadakan pada musim panas di Eropa, sekitar bulan Juni-Juli-Agustus. Memang musim panas di sana adalah musim yang selalu menarik perhatian dan jadi masanya berlibur baik oleh mereka yang bekerja maupun mereka yang studi. Alhasil banyak kompetisi regional dan internasional diadakan pada bulan-bulan tersebut yang selain dapat menarik perhatian para peserta, juga tentunya menarik perhatian penonton. Dan dalam persiapan menuju ke luar negeri seperti ini, adalah maklum kita melihat banyak konser-konser pra-kompetisi marak dan menyedot perhatian banyak orang, serta seringkali berdekatan satu dengan yang lainnya.

Selain itu, hadirnya bulan puasa di penghujung bulan Juni tahun ini juga menjadi pemicu semakin rapatnya jadwal-jadwal penampilan di Jakarta. Ya, banyak pihak mengusahakan untuk menghindari bulan Ramadhan untuk berkonser. Selain karena mungkin sedikit memberatkan bagi para pemain yang sedang menjalankan ibadah. “Saya sih Ramadhan, puasa tapi tetap meniup…” ujar Metta Ariono, seorang flutis di Jakarta. Memang banyak musisi yang sebenarnya tidak keberatan dengan jadwal latihan dan bekerja di masa Ramadhan, namun konser di bulan-bulan seperti ini seringkali sepi penonton. Tarawih sebagai sebuah ritual yang dilakukan di setiap malam bulan Ramadhan tentunya tidak bisa dibandingkan dengan konser-konser yang bersifat hiburan, terutama di Indonesia. Belum lagi kekhawatiran akan adanya kelompok garis keras yang mengecam dan mungkin menindak konser-konser musik klasik yang walaupun bersifat berbeda dengan musik pop-rock yang urakan, namun bisa saja masuk ke dalam daftar hitam.

Alhasil konser-konser kita pepat jadi satu di bulan April-Mei-Juni ini. Kesibukan menjadi identik dalam bulan ini karena mengejar berbagai target dan juga tentunya mengejar tanggal. Pun pada masa Ramadhan kita memang sudah terbiasa akan melihat sepinya panggung pertunjukan. Apabila dihitung-hitung, semua baru akan hidup kembali di minggu kedua Agustus, sekitar 2-3 minggu setelah lebaran, pun akan semarak konser-konser bertema nasionalis bertepatan dengan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Pun masa September-Desember akan kembali marak, dengan berbagai acara sampai pada musimnya konser-konser Natal di mana-mana. Toh dengan sedikit konser dari musisi yang didukung oleh pusat budaya negera sahabat di tahun ini, kehidupan musik kita sudah cukup hidup. Dengan demikian berharap bahwa dengan kesadaran ini, kehidupan seni kita tidak tertidur pulas kembali…

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: