Kabar Terkini

Julian Lloyd Webber, Cellis Berbagi Bagaimana Memulai Karir


Ternyata apa yang sempat penulis pikirkan tentang memulai sebuah karir musik bagi musisi muda juga berbunyi di kalangan musisi papan atas yang peduli pada perkembangan karir musisi muda saat ini.

Di bulan Juli saya sempat menulis satu buah tulisan berseri dengan mewawancarai 3 orang direktur yang telah berkarya di Indonesia selama lebih dari 20 tahun dan mengungkap apa yang mereka anggap penting untuk memulai sebuah karir di dunia musik. Berikut adalah tautannya:
Memulai Karir (Starting a Career)
Belajar (Learning)
Sikap (Attitude)

Tulisan Julian Lloyd Webber yang dimuat di the Guardian juga tidak jauh berbeda. Sebagai seorang pemain cello kawakan yang telah melanglang buana selama hampir 40 tahun di dunia musik klasik, Jullian tidak hanya dikenal sebagai salah satu musisi terdepan dalam permainan dan karir tapi juga terdepan dalam eksperimentasi.

Bagaimana ia mengemas pesan yang penting bagi pemusik untuk mendorong karirnya bisa jadi sangat dekat pula dengan kita, dan sangat implementatif. Bagaimana seorang instrumentalis harus mampu bereksperimentasi dan membangun perencanaan yang kuat dalam berkarier, bukan hanya dengan mengurung diri berlatih. Pun ia membandingkan usahanya 40 tahun lalu dan pendahulunya macam Casals dan Rostropovich dengan kemudahan yang kita dapatkan di saat ini lewat berbagai kemudahan yang dimungkinkan oleh teknologi.

Youtube, spotify dan bahkan kemudahan email bisa jadi kunci keberhasilan selain perencanaan yang matang dan keberanian merambah bentuk-bentuk baru dalam musik. Pun kabar baru-baru ini memang ia harus pensiun dari karir panggung karena cedera yang berkepanjangan dan tidak memungkinkan untuknya banyak tampil seperti dulu.

Namun demikian nasihatnya sangat bagus untuk dibaca, lebih-lebih dengan dunia yang semakin dekat dan erat berkompetisi di masa sekarang. Bagi yang ingin membaca, sangat direkomendasikan:

http://www.theguardian.com/music/2014/aug/27/julian-lloyd-webber-advice-to-classical-music-students-the-future-is-bright

~ternyata bukan cuma di Indonesia ya concern ini ada.

 

About mikebm (1164 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: