Kabar Terkini

Jahja Ling Mundur dari San Diego


Jahja Ling, salah satu konduktor ternama kelahiran Indonesia dan yang kini berkarier di Amerika Serikat, akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai direktur musik San Diego Symphony Orchestra di musim pertunjukan 2016-2017. Demikian diumumkan CEO San Diego Symphony Orchestra Martha Gilmer hari Kamis lalu (20 November).

Dengan demikian akan berakhir juga kepemimpinan konduktor hasil didikan Julliard dan Yale ini yang dimulai sejak tahun 2004 yang lalu. Sebagai salah satu konduktor ternama di dunia, Jahja Ling menanjak kariernya setelah memegang residensi di salah satu orkes ternama di AS, Cleveland Orchestra sejak tahun 1985 hingga 2002 dan kini juga menjadi International Artistic Consultant untuk Jakarta Simfonia Orchestra.

“Setelah musim pertunjukan 2016-2017, saya berharap untuk memperbanyak kesempatan untuk menjadi konduktor tamu secara internasional, serta meneruskan tradisi besar musik kepada generasi mendatang lewat mengajar serta meneruskan pelayanan saya dalam misi Kristen,” demikian pernyataan yang ditulis konduktor kelahiran Jakarta tahun 1951. Ia pun tercatat sebagai Vice President dari Stephen Tong Evangelistic Ministries International, organisasi yang kini menaungi Jakarta Simfonia Orchestra.

Hal ini disampaikan oleh Jahja Ling yang adalah direktur musik terlama untuk orkes yang bermarkas di California ini, untuk memberikan waktu untuk orkestra ini mencari pengganti dirinya sehingga suksesi bisa berjalan dengan lancar. Sebagai pemimpin orkes, ia telah memimpin seluruh orkestra besar di AS dan juga banyak orkestra ternama baik di Eropa maupun di Asia. Kariernya sebagai konduktor bisa dikatakan sebagai salah satu konduktor tersukses Indonesia yang berkarya di luar negeri. Pun ia selalu dinantikan untuk tampil di Jakarta, di mana ia mampu mengubah seluruh performa orkestra yang ia pimpin dari atas podium. Titel Conductor Laureate telah disematkan padanya oleh Florida Orchestra sejak tahun 2001 dan kini San Diego pun juga akan menganugerahkan titel kehormatan Conductor Laureate ini kepadanya.

Jadi? Dari pernyataan tersebut, konduktor yang memulai kariernya sebagai pianis ini akan lebih berfokus pada kegiatan pelayanan dan juga pada kesempatan menjadi dirigen tamu di banyak orkestra di dunia. Dan bagi Jakarta, kita berharap akan melihat Jahja Ling lebih sering di atas panggung Aula Simfonia Jakarta dan menggerakkan seluruh komponen Jakarta Simfonia Orchestra untuk bermain lebih baik lagi. Memang sejak dibentuknya di tahun 2008-2009, Jahja Ling memang berkomitmen setidaknya setahun sekali memimpin JSO. Dan kalau kita tilik lagi, menjadi dirigen tamu secara internasional dan peningkatan pelayanan itu sangat cocok dengan tujuannya untuk meningkatkan kegiatan pelayanannya.

Akankah pengunduran dirinya menjadi kesempatan bagi Jakarta Simfonia Orchestra untuk lebih jauh berkembang? Mari kita ikuti terus perkembangannya….

~ kabar asli di sini

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: