Kabar Terkini

Paris Buka Philharmonie


Paris baru saja membuka sebuah gedung konser baru yang didaulat sebagai gedung konser utama di kota itu. Setelah memakan biaya lebih dari 3 kali perencanaan awal (kini 386juta Euro), Philharmonie de Paris akhirnya dibuka setelah konstruksi kejar tayang.

Terletak di pinggiran kota 19th arrondissement, Philharmonie memang ditujukan untuk membuka musik untuk audiens yang lebih luas dan tidak hanya dibangun untuk pertunjukan akustik orkestra tapi juga untuk pertunjukan dengan amplifikasi seperti musik pop dan rock. Gedung ini juga terletak di kawasan pekerja, berbeda dengan Salle Pleyel yang terletak di daerah yang lebih mapan yang fungsinya digantikan oleh Philharmonie ini.

Sebelum pembukaan kemarin sempat ada perdebatan sengit persoalan pendanaan yang jauh diatas budget, dan juga ketidaksiapan untuk konser pertama di tanggal 15 Januari ini. Akhirnya gedung ini dipaksa dibuka, selesai ataupun tidak. Alhasil di konser hari pertama masih banyak orang meragukan kualitas akustik gedung dengan bentuk seperti gedung konser konvesional dengan dimensi Shoebox, namun dengan penataan bangku vineyard yang menjadi model saat ini dimana penonton mengelilingi panggung. Pun kabarnya di hari pertama gedung ini walaupun sudah memiliki bentuk, namun belum sepenuhnya rapih. Panel-panel masih belum terpasang rapat dan banyak aksesoris dan perlengkapan toilet belum sepenuhnya terpasang dengan benar.

Didesain oleh Jean Nouvel yang menolak untuk membuka gedung sebelum sepenuhnya selesai, Gedung konser dengan kapasitas 2,400 orang ini akhirnya dipaksa untuk menyelenggarakan konser pembukanya di tanggal 15 Januari dengan Orchestre de Paris dan Paavo Jarvi sebagai konduktor. Konser pertama pun mengetengahkan karya Requiem dari Faure untuk mengenang tragedi penembakan Charlie Hebdo. Dan gedung dikebut untuk bisa mengejar pertunjukan hari pertama itu

Alhasil kabarnya walaupun gedung belum selesai, ternyata akustiknya sangat brilian. Pertaruhannya ternyata berhasil… Dan kini dalam festival pembukaannya, pertunjukan-pertunjukan konser besar dari berbagai kelompok telah menanti: Simon Bolivar Orchestra dari Venezuela, West-Eastern Divan Orchestra yang merupakan buah kerjasama musisi cinta damai Palestina dan Israel dan Les Arts Florissants sebuah ensembel barok ternama Prancis. Dan tentunya yang beruntung adalah Orchestre de Paris yang akan menjadi penghuni tetap gedung konser ini bersama Les Arts Florissants.

About mikebm (1163 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: