Kabar Terkini

The Junction di Titik Temu


Semalam di Erasmus Huis, Jakarta kedatangan kelompok vokal The Junction asal Belanda yang mengunjungi Bandung dan Jakarta dalam rangkaian turnya ke Indonesia. Beranggotakan lima vokalis, Tineke Blok (Soprano),Margriet van Duijvenbode (mezzo soprano),Joyce-Lou van Ras (alto),Paul Maaswinkel (bas/beatbox/tenor),Henk Kraaijeveld (bas/tenor/beatbox), The Junction tampil menghibur penonton di pusat kebudayaan Belanda di bilangan Kuningan ini.

Membawakan karya populer, grup vokal ini datang sebagai bintang tamu dalam rangkaian ITB International Choir Competition yang diadakan minggu lalu di Bandung dan hari ini tampil dengan segar dan menghibur. Membawakan 13 nomor lagu, seperti “Singing in the Rain” band dipopulerkan Gene Kelly, “Crazy” Gnarls Barkley, “Strong”, dan “I Concentrate on You” dari Cole Porter, grup ini memang matang di jenis musik RnB, Techno dan tentunya jazz standar.

Group yang bermusik bersama sejak tahun 2013 ini juga membawakan karya-karya populer asal Belanda “Everything is Alright” dari band Handsome Poets dan “Hartslag” dari Eefje de Visser. Dengan suara yang jernih dan terkontrol, group yang terdidik sebagai vokalis jazz ini bermusik dengan ringan dan santai. Walaupun di register rendah kadang agak kurang mengakar, namun olah vokal dari kelimanya tampak lincah dan mengundang decak kagum penonton. Keberanian mereka untuk menggabungkan permainan vokal dalam tema klasik dari karya balet “Swanlake” Tchakovsky juga menunjukan kematangan mereka sebagai vokalis.

Dengan artikulasi yang jernih dan jelas, grup ini mendulang sorak penonton lewat keberaniannya membawakan lagu “Dia” dari Afgan Syahreza yang bersemangat dalam bahasa Indonesia yang sangat jelas. Pun mereka dengan santai berinteraksi dengan para penonton, terlebih mengajak penonton ikut bernyanyi pecah suara dalam karya Bobby McFerrin “Don’t Worry be Happy” yang secara cerdik dipadu dengan lagu populer terbaru 2014 “Bout That Bass” dari Meghan Trainor yang membuat penonton tersontak senang.

photo 1(1)Garapan harmoni yang lekat memang menjadi kekuatan mereka. Namun di sisi lain untuk grup seperti ini memang jam terbang yang akan berbicara banyak. Semakin sering mereka tampil bersama, akan semakin matang pula aksi panggung mereka dan soliditas penampilan mereka. Di atas panggung aksi mereka sudah memikat, tapi dengan kekompakkan yang lebih lagi, sesungguhnya akan lebih mampu menyita perhatian para penonton. Pun penonton berkesempatan melihat setiap penyanyi menjadi solois lagu dengan karakter suara yang beragam dan kaya, yang tentunya tidak selalu bisa dilakukan oleh grup akapela lain yang sering bertumpu pada spesialis-spesialis.

Yang pasti genre vokal grup akapela macam ini tidak banyak kita saksikan di Indonesia. Setelah Swingle Singers beberapa tahun lalu, kita belum menyaksikan penampilan solo group vokal seperti ini dalam tatanan konser, walaupun sempat Naturally 7 asal Amerika Serikat sempat menjadi band pembuka konser Michael Buble di bulan Januari lalu. Namun demikian, The Junction mampu menunjukkan kualitasnnya sebagai salah satu aset dari Negeri Kincir Angin ini. Penonton pun puas terhibur dan sorak seakan tidak hendak meninggalkan auditorium. Sayang hanya 2 karya encore yang dibawakan. Kalau lebih, yakin penonton tidak akan rela meninggalkan tempat duduknya untuk menyaksikan titik temu musik vokal, RnB, pop, swing, jazz dan acappella.

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

1 Comment on The Junction di Titik Temu

  1. yah sayang baru tahu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: