Kabar Terkini

Diplomasi Orkes Simfoni UI dalam Festival Musik Australia


​~oleh Elsa Miranda, diplomat Kementerian Luar Negeri, ketua OSUI Mahawaditra 1996-1997

OSUI 1

Orkes Simfoni Universitas Indonesia, Gadjah Mada Chamber Orchestra dan ITB Student Orchestra kolaborasi 3 universitas 2014

Pada tanggal 27 Juni hingga 4 Juli 2015, Australian International Music Festival di Sydney akan diperkaya oleh partisipasi Orkes Simfoni Mahawaditra dari Universitas Indonesia.

Orkestra ini telah cukup lama meramaikan dunia pertunjukan musik klasik di Jakarta. Sebagai orkestra amatir dengan pergantian personil tiap empat tahun sejalan dengan periode kuliah, suaranya mungkin tidak menggema ke seluruh penjuru Indonesia, tetapi orkestra ini memiliki tempat yang unik. Didirikan pada tanggal 11 Juni 1983, Universitas Indonesia saat itu menjadi satu-satunya perguruan tinggi non-seni yang memiliki orkestra.

​Sepak terjang Mahawaditra penuh dengan perjuangan. Perjuangan tiap anggotanya untuk menjadi semakin mahir memainkan instrumen musiknya, mengingat sebagian belum pernah bermain musik sebelumnya. Perjuangan untuk menguasai komposisi yang akan dimainkan bersama. Perjuangan untuk memperoleh tempat latihan yang memadai dan musisi senior yang bersedia melatih. Perjuangan untuk memperoleh dana untuk operasional latihan, honor pelatih dan perawatan instrumen musik.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Namun rasa senasib sepenanggungan yang muncul, ditambah kesamaan semangat bermain musik, menjadi pengikat para anggotanya. Mahawaditra menjadi rumah kedua bagi sebagian besar anggota, sehingga bahkan setelah lulus kuliah para alumni terus merasa menjadi bagian dari Mahawaditra dan seringkali kembali membantu. Rasa kebersamaan ini juga yang seringkali menarik mahasiswa perguruan tinggi lain untuk ikut bergabung dan menjadi anggota setia.

​Merupakan prestasi tersendiri bahwa “orkestra perjuangan” yang bermodalkan semangat bermain musik dan rasa kebersamaan ini dapat terus bertahan selama 32 tahun dan terus maju. Meskipun setelah ditinggal sosok ayah yang diperankan oleh konduktor senior Praharyawan Prabowo sepuluh tahun yang lalu. ​Kini di bawah baton Michael Budiman Mulyadi, Mahawaditra terus meningkatkan kualitas dan menambah prestasi. Peluang kini terbuka untuk tampil di Australian International Music Festival. Dengan bermodalkan semangat dan kerja keras, peluang ini akan segera mereka manfaatkan pada akhir bulan ini.

​Selama delapan hari festival, mereka direncanakan tampil empat kali, yaitu di Sydney Opera Hall yang bergengsi, Sydney Conservatorium, Sydney Town Hall dan Maritime Museum. Mereka akan membawakan beberapa lagu tradisional dan karya komposer muda Indonesia, serta beberapa komposisi kontemporer Barat yang menarik. Para anggotanya akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai workshop untuk menambah ilmu dan memperluas wacana. Bagi seorang pecinta musik muda, kegiatan ini pasti sangat menyenangkan: melakukan perjalanan ke luar negeri bersama sekelompok teman dekat, tampil di kancah yang lebih luas dan menghabiskan waktu lebih dari seminggu di lingkungan yang sarat musik!

​Di samping menjadi pengalaman menyenangkan, Mahawaditra telah memosisikan kegiatan ini sebagai peluang untuk membawa nama baik bangsa melalui people-to-people contact. Hal ini dapat dilakukan pada dua tingkatan. Pada tingkatan yang paling besar dan paling superficial, permainan yang baik–apalagi saat membawakan lagu-lagu rakyat seperti Es Lilin-Warung Pojok dan karya Indonesia lainnya–pasti akan sangat mengesankan hadirin mancanegara.

Konser Taman

OSUI Mahawaditra Konser Taman 2014 di Taman Menteng

​Pada tingkatan yang lebih kecil namun lebih mendalam, tutur kata dan perilaku–secara kelompok maupun individu–selama di Sydney dapat meninggalkan kesan mengenai Indonesia bagi orang-orang yang ditemui. Tiap kali berinteraksi, tiap kali menunjukkan perhatian terhadap budaya lain, tiap kali melakukan perbuatan baik, seorang anggota Mahawaditra dapat membawa nama baik bangsa yang akan terus dikenang oleh kawan wicaranya.

​Saya pernah menghadiri International Horn Festival di Jepang tahun 1995, yang memiliki konsep yang serupa dengan AIMF. Dari festival itu, ada dua teman baru yang kemudian terus menjalin hubungan baik. Menariknya, keduanya Yahudi; itu adalah interaksi pertama saya dengan orang Yahudi. Seorang di antaranya dari Amerika Serikat; sebelum meninggal beberapa tahun lalu, ia sering mengirimkan hal-hal kecil per pos sebagai tanda ingat. Yang lainnya adalah orang Israel yang masih terus rajin mengirimkan email, menceritakan kehidupan sehari-hari keluarganya di Israel; cerita-ceritanya membuka mata saya mengenai sisi lain kehidupan di kawasan itu. Latar belakang ini memudahkan saya untuk tidak jatuh dalam perangkap yang mencampuradukkan kebijakan Pemerintah Israel dengan orang Yahudi secara umum.

​Inilah bukti efektivitas diplomasi melalui people-to-people contact. Kadang kita berpandangan bahwa informasi yang diperoleh dari pemerintah negara lain pasti bagian dari strategi politik atau propaganda. Tetapi apa yang kita dengar dari warga negaranya akan lebih mudah dipercaya, karena pasti mencerminkan kehidupannya sehari-hari. Kesan yang diperoleh dari interaksi dengan satu atau beberapa orang akan sangat mudah untuk digeneralisasi sebagai cerminan sebuah bangsa.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

​Memang, potensi kekuatan diplomasi yang dapat dilakukan oleh orkestra dengan lebih dari 60 musisi dan panitia pendukung ini tidak dapat diabaikan. Partisipasi dalam sebuah festival berpotensi memberikan pengalaman dan interaksi yang lebih mendalam daripada sekedar kunjungan wisata. Selama delapan hari itu, semakin banyak kegiatan yang diikuti, semakin banyak interaksi antarpribadi yang dijalin, akan semakin banyak kesan yang disebarkan mengenai Indonesia, dan akan semakin luas pula wawasan dan pemahaman anggota Mahawaditra mengenai berbagai budaya lain.

​Hal ini menjadi modal yang sangat baik bagi masa depan. Modal untuk dapat fit in, untuk dapat beradaptasi di mana pun mereka tinggal dan bekerja nantinya. Modal untuk memiliki cara pikir yang terbuka dan komprehensif. Dan semua ini akan menjadi modal untuk terciptanya kesalingpahaman–dan terjaganya perdamaian–saat terdapat perbedaan.

Pendeknya, partisipasi Mahawaditra dalam Australian International Music Festival bukan sekedar prestasi bagi Mahawaditra, peluang untuk bermain musik di kancah yang lebih luas. Partisipasi yang didukung, antara lain, oleh Garuda Indonesia ini merupakan peluang untuk people-to-people contact, untuk mendekatkan Indonesia secara lebih permanen di benak dan hati peserta dan hadirin dari mancanegara.

Semoga Mahawaditra dan para anggotanya dapat terus mengharumkan nama bangsa dan semoga akan semakin banyak partisipasi orkestra mahasiswa Indonesia di berbagai forum internasional.

Rockland, 12 Juni 2015

~Inisiatif ini disponsori oleh:

  • PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk
  • PT Sinarmas Land, 
  • PT Wilmar Nabati Indonesia, 
  • PT Adaro Energy, 
  • PT Lenovo Indonesia, 
  • PT Freeport Indonesia, 
  • PT Mekar Armada Jaya,
  • PT Indogas Kriya Dwiguna,
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.
  • PT Everest Technology, 
  • PT FKA Global

Donatur: Ibu Kartini Muljadi, S. H

Didukung oleh:

  • Universitas Indonesia
  • Lembaga Ketahanan Nasional
  • Krisna Strategic Policy Firm

OSUI Musikampus 2015

 
Orkes Simfoni Universitas Indonesia, Gadjah Mada Chamber Orchestra dan ITB Student Orchestra kolaborasi 2014

Orkes Simfoni Universitas Indonesia, Gadjah Mada Chamber Orchestra dan ITB Student Orchestra kolaborasi 2014

2 Comments on Diplomasi Orkes Simfoni UI dalam Festival Musik Australia

  1. Hesti Katarina // 15 Juni 2015 pukul 11:50 pm //

    Sukses penampilan OSUI Mahawaditra dan salam hangat untuk penduduk di Australia! Semoga lewat musik dan kedatangan OSUI Mahawaditra ke sana dapat membuka gerbang diplomasi yang baik untuk hubungan Indonesia ke depannya.
    Semangat juang kepada para mahasiswa! You guys are really the Agents of Change!

  2. Sukses ya buat Hesti dan kawan-kawan yang akan berangkat! Menuju pribadi yang lebih baik, Mahawaditra yang semakin berkembang, dan Indonesia yang semakin maju!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: