Kabar Terkini

Ada kompetisi! Ikut atau tidak?


Kompetisi di dunia musik klasik sudah tidak asing lagi. Jikalau ada seratus kompetisi, akan ada seratus satu skandal yang terdapat di dalamnya. Julian Lloyd Webber, pemain cello, conductor, dan juga saudara dari Andrew Lloyd Webber mengatakan di The Guardian bahwa sudah menjadi rahasia umum jika kebanyakan kompetisi penuh dengan KKN.

Dengan demikian, apakah panduan bagi siswa yang belajar musik dan juga guru les musik untuk mengikutsertakan muridnya dalam kompetisi? Bagaimana kami bisa memilih kompetisi mana yang baik untuk diikuti anak/murid kita?

image

Saya secara pribadi kurang setuju dengan budaya kompetisi. Namun ada beberapa panduan yang menurut saya dapat dipakai saat akan ikut serta dalam sebuah lomba.

Level sang anak dan level kompetisinya. Kami perlu secara jujur melihat sudah sampai mana kemampuan sang anak. Tentu strategi yang sering dipakai untuk menang jika sang anak diikutsertakan dalam lomba yang jauh lebih rendah dari kemampuan sebenarnya. Tapi apakah arti nya menjadi naga diantara cacing? Akan lebih berarti jika sang anak diikutsertakan dalam lomba yang memang sesuai dengan kemampuannya. Hal tersebut bisa dilihat dari panduan repertoar baik wajib maupun repertoar bebas yang ditentukan pihak penyelenggara. Dari repertoar yang sudah ditentukan, peserta dapat mengkalkulasi apakah kompetisi tersebut layak diikuti atau tidak.

Dewan juri, atau jika tidak diketahui, maka pihak penyelenggara. Kebanyakan (namun tidak semua) lomba menginformasikan terlebih dahulu siapakah yang akan menilai kompetisi tersebut. Kelebihan jika mengetahui personil dewan juri adalah para peserta dan para guru dapat mencari informasi mengenai tingkat kompetensi sang juri untuk menilai permainan peserta. Jika juri nya memang kompeten, itu menjadi daya tarik sendiri untuk ikut serta. Memang kekurangan jika dewan juri diketahui adalah kemungkinan untuk KKN. Dalam situasi dewan juri tidak diketahui siapa, maka perlu dilihat pihak penyelenggara lomba tersebut. Apakah pihak penyelenggara meyakinkan dan dapat dipercaya? Untuk ke berapa kalinya lomba tersebut diselenggarakan? Siapakah finalis dan para pemenang sebelumnya? Bagaimana sistem penilaiannya? Bagaimana “review” mengenai ajang tersebut? Untuk memilih restoran pun sekarang dilihat rating nya, apalagi sebuah kompetisi.

Tujuan kompetisi tersebut. Kebanyakan kompetisi internasional bertujuan menjadi batu lonjakan bagi karir seorang pemusik. Bagi yang bertujuan seperti itu, perlu diperhatikan apakah penawaran yang diberikan kompetisi tersebut bagi sang pemenang? Konser bagi sang pemenang di tempat yang bergengsi? Rangkaian tur konser? Atau konser bersama pemusik papan atas? Hal-hal seperti itu menjadi pengalaman yang baik dan meningkatkan nama sang anak. Ataukah mungkin kompetisi tersebut menjanjikan jumlah hadiah uang yang cukup berarti? Karena pendidikan musik yang berkualitas tentu tidak murah. Terkadang pihak penyelenggara mengadakan lomba untuk mencari anak-anak berbakat. Kalau demikian, perlu diselidiki apakah tawaran bagi anak berbakat tersebut setelah lomba nya? Apakah akan diberikan beasiswa untuk pendidikan lebih lanjut? Atau kesempatan menunjukkan bakatnya di depan massa? Terakhir, ada juga kompetisi yang tujuannya adalah memberi semangat dan mendorong perkembangan sang anak, karena hampir bisa dipastikan sang anak akan lebih serius berlatih jikalau untuk lomba. Bagi saya lomba seperti itu biasanya memiliki atmosfir lebih sehat, dimana peserta mendapat kesempatan bertumbuh lebih dewasa melalui perlombaan tersebut.

Pada akhirnya, jika kami akan menghabiskan waktu dan uang untuk mengikuti kompetisi, mungkin lebih pintar jika ditinjau dahulu apakah memang kompetisi tersebut layak untuk mendapatkan investasi kami.

About airinefferin (8 Articles)
"exuberant and spoiled, childish and childlike, kind and cruel, enquiring but pig-headed, hardworking and generous but conceited and determined to be center stage"

2 Comments on Ada kompetisi! Ikut atau tidak?

  1. Ada plus minus ikut dan tidak ikut kompetisi musik.

  2. Betul sekali Vikimusik! Seperti semua dalam kehidupan ada plus dan minus – loh jadi filsafat haha.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: