Kabar Terkini

Gondang Kemerdekaan Batal dan Semua Nunggak


Berkabar bahwa pergelaran Gondang Kemerdekaan yang sedianya diselenggarakan 22-23 Agustus 2015 di Teater Jakarta ternyata dibatalkan tanpa kabar yang jelas, setengah jam sebelum acara dimulai di tanggal 22 pukul 19:30.

Dilansir dari Jakartabeat.com, penyelenggara Joe dan Loly Hutapea dari ‘Heart of Jakarta’ hanya menyampaikan permintaan maaf bahwa penyelenggaraan harus dibatalkan, dengan meninggalkan tanggung jawab pembayaran yang menunggak. Vendor sound system dan lighting Sumber Ria dan bahkan Teater Jakarta sebagai venue juga belum dibayar penuh, padahal acara ini dalam konferensi persnya didukung Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta , dan Kepala Dinas  Purba Hutapea hadir dalam konferensi pers tersebut.

Hanya permintaan maaf yang disampaikan, padahal waktu dan tenaga sudah dikeluarkan semenjak proses latihan dan pada saat Sumber Ria dan venue meminta pelunasan  H-1, penyelenggara ‘Heart of Jakarta’ mengaku tidak punya dana dan terjadi konflik di antara penyelenggara dengan vendor yang meminta pelunasan. Menurut pemain musik Seto Wiwoho yang mendukung acara mengabarkan bahwa 200 orang pendukung acara baik pemusik maupun teater dan penari tidak mendapat bayaran atas tenaga mereka walaupun latihan sudah berjalan. Loli mengaku pasrah dan hanya bisa menangis dan akhirnya diputuskan oleh pendukung acara untuk dilaporkan ke Polres Cikini dan diperiksakan lebih lanjut. Bahkan menurut kabar, nasi padang untuk konsumsi latihan para pendukung acara saja belum dilunasi penyelenggara Joe dan Loly. Hingga malam itu pun tidak terdapat informasi bagaimana penonton yang terlanjur membayar akan dikembalikan uang pembelian tiketnya.

Dengan tiket acara dibandrol seharga Rp. 500.000,- sampai Rp. 2.500.000,- dapat terlihat bahwa ternyata penyelenggaraan ini dibumbui kecurangan ataupun kurangnya perencanaan yang matang. Apabila ditilik dari poster, tampak bahwa penyelenggaraan pertunjukan drama musikal ini tergolong ambisius dengan dukungan banyak artis. Jika sampai akhir tidak bisa ada pelunasan berarti dapat terindikasi bahwa permasalahan yang terutama adalah cashflow management dari pihak penyelenggara. Sebenarnya dengan modal pendanaan awal yang kuat baik tunai maupun kredit, paling tidak pelunasan tersebut bisa dilaksanakan dan pembayaran dapat dilakukan secara bertahap, terlebih ketika penjualan tiket sudah perlahan masuk.

Nyatanya membuat perencanaan pagelaran tidak semudah memiliki ide pelaksanaan. Di mana mereka berpikir bahwa seni hanya sebatas ide, pelaksanaan penyelenggaraan tidak sesederhana itu butuh perencanaan yang matang. Bisnis pertunjukan adalah sebuah bisnis, ada untung dan rugi, dan butuh modal. Yang pasti bukan cuma sekedar modal nekad dan iman tanpa juntrungan. Sempat mendengar kabar bahwa ada seorang teman yang harus menggadaikan motor, mobil dan bahkan rumah untuk memastikan cashflow masih dalam ranah positif. Pembatalan hingga saat akhir memang menandakan bahwa penyelenggara hanya bermodal nyali dan keyakinan tanpa perhitungan.

Dan apabila tunggakan ke penonton, pendukung acara dan tempat pertunjukan terjadi seperti ini, bahkan tidak bisa bayar. Apa yang harus terjadi? Akhirnya cuma mereka yang jelas-jelas dirugikan dan wajah seni pertunjukan di Indonesia kemudian tercoreng…

======

Update: beberapa pihak mengatakan ini terindikasi penipuan, dikarenakan menurut salah satu sumber yang tidak visa disebutkan namanya, Heart of Jakarta dalam hal ini Loly Hutapea pernah terlibat kasus serupa di tahun 2013-2014 lewat penipuan dana tur wisata dengan korban berjumlah lebih dari 200 orang. Dana digelapkan dan peserta tur yang sudah membayar dilarikan uangnya dan tidak jadi berangkat.

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: