Kabar Terkini

Jangan Desak Aku tuk Tinggalkanmu


image“Entreat Me Not to Leave You” adalah tema konser Gloria Dei Cantores di Bandung pada Sabtu, 5 September 2015 di GKIm Ka Im Tong. Paduan suara berbasis Jakarta yang bernaung di bawah Sekolah Musik Gloriamus telah tampil dengan penuh keyakinan. Mereka membawakan gubahan dari Craig Courtney, Joseph Martin, Ruth Elaine Schram, Mary Lynn Lightfoot, Ola Gjeilo, Alice Parker, Ko Matsushita, Benjamin Harlan, dan beberapa komponis lain.

Di bawah pimpinan direktur musik Ndaru Darsono yang sudah tidak asing namanya bagi dunia paduan suara Indonesia, setiap frase nyanyian mendapat bentukan yang jelas. Enam belas anthem dibawakan GDC konsisten dengan keindahan artistik dan pengarahan dinamika yang mendukung. Gairah dari tiap anthem tersalurkan dengan baik terhadap penonton. Hanya saja semua karya yang disajikan pendek-pendek dan mirip-mirip, sehingga penulis serasa dimanjakan dengan berbagai makanan pembuka dan manisan penutup, namun kekurangan hidangan utamanya.

Karya tema pada malam hari itu diambil dari Kitab Ruth pasal 1 ayat 16-17 dimana Ruth, seorang wanita muda dari bangsa Moab, memohon kepada Naomi, ibu mertuanya yang berasal dari bangsa Israel, untuk boleh terus menemaninya sampai pulang ke kampung halamannya. Dan Forrest menggunakan sedikit teknik komposisi kontrapuntal dalam karya ini. Ini merupakan satu-satunya karya kontrapuntal di program malam hari ini, namun disayangkan bahwa kejernihan setiap divisi suara tidak terdengar.

Walau demikian divisi Tenor dan Bass dari Gloria Dei Cantores ini patut diacungkan jempol. Mereka menyumbang satu lagu untuk Male Chorus, yaitu Laudate Dominum karya Dan Davison. Dengan divisi Tenor dan Bass yang begitu baik dari segi produksi suara yang indah dan divisi yang solid, penulis sesungguhnya berharap bahwa Ndaru Darsono dapat menyelipkan lebih banyak karya untuk paduan suara pria.

Ndaru sendiri memimpin paduan suaranya dengan gerakan yang jelas, meyakinkan, dan sangat sesuai dengan musiknya. Tidak ada gerakan yang berlebihan. Iringan pianis Fonny Kartini Hartono yang juga adalah pengajar piano di Sekolah Musik Gloriamus pun sangat musikal dan bersatu dengan baik dengan paduan suaranya. Gloria Youth Chorale yang dibina Ndaru pun tampil membawakan lima anthem.

Gloria Dei Cantores adalah paduan suara muda yang berdiri sejak tahun 2012. Besar harapan bahwa mereka dapat terus berkarya di masa depannya.

About airinefferin (8 Articles)
"exuberant and spoiled, childish and childlike, kind and cruel, enquiring but pig-headed, hardworking and generous but conceited and determined to be center stage"

1 Trackback / Pingback

  1. Gloria Dei Cantores – Entreat Me not to Leave You - Gloria Dei Cantores -

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: