Kabar Terkini

Pancaran Kharisma dan Ketulusan

Photo by Fransisca Yuliana

Pancaran kharisma yang luar biasa melingkupi penonton semalam. Nada-nada tingginya masih terngiang di telinga penonton dan seluruh mata terpaku pada sosok tokoh seni vokal yang di hari itu berulang tahun yang ke-79 ini. Membawakan “Parce, Domine” karya Charles Gounod diiringi denting piano Teodore Minaroy yang sensitif di pengujung panggung, mezzo-soprano senior Catharina W. Leimena mampu berkomunikasi musikal yang menghidupi pertunjukan semalam lewat suara dan laku di tengah panggung yang mencuri perhatian seluruh Aula Simfonia Jakarta.

Konser amal dibuka dengan kesederhanaan paduan suara anak Ascensio yang dipimpin oleh konduktor Antonius Soetanta, SJ dalam konser amal Share in Gladness, Sabtu malam kemarin. Diiringi orkestra gesek, paduan suara ini membawakan 2 buah karya Soetanta sendiri, Biar Anak-anak Datang KepadaKu dan Bagai Rusa Merindukan Sumber Air, serta 3 karya lainnya dari Maurice Green, G.F. Handel dan Haagh. Berproyeksi dan jernih di 3 nomor pertama, paduan suara ini mantap berkarakter dengan pembawaan musik yang tulus meskipun stamina menjadi pekerjaan rumah yang bisa lebih dikembangkan. Kerjasama antara organis, konduktor dan paduan suara untuk kecermatan yang padu juga dapat membawa musik lebih bergairah.

Maria Bernadia B. yang berusia 11 tahun juga menampilkan permainan organ pipa yang patut diacungi jempol dengan memainkan Trio Sonata dalam Es mayor karya J.S. Bach. Lincah di papan nada dan juga permainan pedal kaki sembari terus menjaga keseimbangan alur tiap suara menjadikan permainannya matang meski batin dapat dilatih untuk lebih tenang dan damai. Jacko Hendrik Ayub Bullan dengan sasandonya yang lamat dan tenang juga sempat mengiringi nyanyian Katharina “Yesus Malole”, “Au Tungga Lamatuak” dan kemudian sembari bernyanyi 3 buah lagu, “Sungguh kumenyesal” “Bersenang” dan “Amazing Grace”. Sedang Ferry Albertolesar menghayati “My Everything” dalam laku gerak tubuhnya di atas panggung. 

photo by Fransisca Yuliana

 Paduan suara Salvatora di bawah pimpinan Kristoforus D. Ata Kapitan kemudian memberi makna inkulturasi dalam karya-karya musik paduan suara gerejawi Indonesia lewat karya-karyanya “Kami datang ya Tuhan”, “Jemaat Allah Marilah” dan “Kemuliaan”. Paduan suara pun bergerak sesuai irama dalam koreografi yang padu dan menghibur penonton. Karya-karya lain seperti “Marilah Muliakan”, “KasihMu Tuhan”, “Toki Gong”, “Rebana”, bergantian dinyanyikan dengan hidup oleh paduan suara dan gerakan yang memikat.

Sayangnya visual penampilan paduan suara dari Gereja Salvator semalam tidak didukung dengan pengalaman aural yang sepadan. Meski didukung lebih dari 30 penyanyi, pendengar masih kesulitan menangkap ketegasan diksi yang dinyanyikan. Di Aula Simfonia dibutuhkan dukungan teknik yang baik untuk dapat bernyanyi lantang tanpa dukungan pengeras suara sekaligus kepekaan untuk mendapatkan kepaduan suara, sebuah tantangan yang masih harus dijawab oleh paduan suara dewasa seperti Salvatora ini. Diiringi permainan piano Endang Kusumaningsih dan Ata Kapitan sendiri juga permainan perkusi Yerry Fauzy, ragam inkulturasi jelas tergambar sebagai bagian dari kekayaan musik rohani Indonesia yang berbalut warna tradisi.

Malam ini menjadi malam yang beragam warna yang kesemuanya berbaur menjadi pertunjukan yang menarik – sebuah konser amal yang menghibur dan ketulusannya terpancar dari hati.

About mikebm (1184 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: