Kabar Terkini

Genap Sewindu Musicalprom!


Hari ini genap A Musical Promenade berusia delapan tahun! Suka dan duka telah dilalui bersama. Sebuah blog yang dahulu dibuka hanya untuk bercerita dan berlatih menulis kini telah mendapat kepercayaan banyak rekan-rekan untuk terus berkarya. Sahabat, rekan, partner diskusi saya dapatkan lewat blog A Musical Promenade. Terlebih kini hadir pula rekan-rekan penulis, para kontributor utama, yang telah meluangkan waktu secara sukarela menulis dan berbagi ilmu dan pengalaman sehingga produktivitas meningkat secara tajam, 260 tulisan dalam setahun ini yang terdiri atas 95 tulisan opini, 73 ulasan konser, 3 ulasan buku, dan 9 ulasan pertunjukan dan peristiwa seni lainnya. Saya ingin sedikit ambil waktu untuk berbagi tentang para kontributor utama dan kontributor spesialis ini:

  • Teo Minaroy yang sejak beberapa tahun lalu selalu hadir memberi masukan dan jadi rekan diskusi, karena kepergian saya ke London bersedia untuk menulis dan mengisi A Musical Promenade. Teo seorang yang rendah hati namun memiliki passion yang luar biasa untuk musik. Tidak banyak bicara tapi pandangannya selalu bermutu dan menarik untuk disimak.
  • Hazim Suhadi yang menawarkan diri dalam sebuah perbincangan malam di tengah Jakarta ketika sedang kumpul-kumpul, bersama Teo dan rekan-rekan pengajar musik. Hazim yang tenang menunjukkan minatnya dan dibuktikan dengan tulisannya yang selalu penuh pandangan dan tidak pelit dalam berbagi ilmu. Gaya penulisan Hazim yang tenang menjadikannya berwarna.
  • Airin Efferin yang baru kenal beberapa waktu lalu namun selalu bersemangat untuk bermusik dan membagikan pandangannya. Ketika itu Airin menawarkan diri untuk menulis dan meliput Bandung yang kini salah satunya berkat sepak terjang Airin juga berkembang. Tulisannya pun memiliki ciri khas yang kuat dalam beropini namun mudah untuk dipahami.
  • Christ Billy Aryanto selaku kontributor spesialis yang saya kenal di OSUI Mahawaditra memiliki minat yang luar biasa pada psikologi dan musik. Ketika diminta untuk menuliskan tentang psikologi musik di laman ini, Billy mengiyakan dengan antusias dan diikuti dengan bahasannya pada masalah psikologi dalam musik yang mengundang banyak keingintahuan pembaca.

logo musicalprom8-1Juga teman-teman sekalian yang telah menyumbangkan tulisan dan memeriahkan Majalah Daring Musik A Musical Promenade ini, para kontributor tamu yang telah bersedia menjawab undangan A Musical Promenade untuk berbagi pandangan dalam tulisan baik opini maupun ulasan peristiwa (berikut adalah list kontributor tamu kami). Kami juga mengucapkan terimakasih untuk beberapa penyelenggara konser yang berkenan untuk berbagi akses kepada A Musical Promenade untuk meliput acara.

Delapan tahun memang tidak pendek, ada masa di mana semangat menggebu, ada masa di mana menulis hanya dapat dilakukan di sela-sela kesibukan kantor. Beruntung A Musical Promenade terus dipertahankan hingga saat ini, bahkan di saat semangat menurun dan kesibukan pekerjaan menggunung. Namun ternyata dibukakan jalan lain sehingga A Musical Promenade kini dapat lebih bergairah dalam berkarya dan menjadi majalah daring musik. Ini bukan tanggung jawab yang kecil, namun memang baru berani dilakukan setelah menyadari dukungan untuk A Musical Promenade yang cukup besar (telat hahaha…).

Terimakasih yang tak putus juga saya ucapkan pada para pembaca yang selama sewindu ini mewarnai halaman A Musical Promenade lewat dukungan semangat, komentar, sharing di media sosial, jempol maupun kunjungan ke halaman MusicalProm. Jujur saja, statistik dan bar grafis adalah salah satu pendorong semangat dan indikator bahwa laman ini bermafaat bagi kawan-kawan pembaca sekalian, demikian juga dengan kritik saran dan tanggapan via sosial media. Semoga tulisan-tulisan yang diterbitkan di A Musical Promenade memberi manfaat bagi teman-teman pembaca.

All in all, selamat sewindu A Musical Promenade, semoga masih ada berwindu-windu ke depan untuk A Musical Promenade dan kontribusinya untuk kehidupan musik di Indonesia.

 

Salam dari London,

Michael Mulyadi

 

About mikebm (1163 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: