Kabar Terkini

Keriangan Konser Natal John Rutter dan RPO


Nuansa Natal telah memenuhi udara London, demikian juga Royal Albert Hall juga dipenuhi suasana Natal dengan hadirnya komponis paduan suara ternama John Rutter di atas podium untuk membawakan konser Natal tahun ini bersama Royal Philharmonic Orchestra.Konser ini sedikit unik, dengan kapasitas Royal Albert Hall yang sedemikian besar hampir 5000 orang, dengan dua konser hampir 85% kursi terisi penuh dengan warga-warga usia lanjut dari berbagai daerah di sekitar London. Mereka datang dalam rombongan bus untuk menonton sajian konser Natal yang meriah ini. Ya, dapat dikatakan konser malam ini dipenuhi oleh penonton yang rambutnya telah memutih.

Namun usia nampaknya tidak menyurutkan kegembiraan mereka untuk ikut serta dalam keriuhan konser hari ini. Menampilkan orkestra besar dan paduan suara yang merupakan gabungan dari St. Albans Cathedral Choir, St. Albans Abbey Girls Choir dan St. Albans Bach Choir. Kedua paduan suara ini dilatih oleh Andrew Lucas yang menemani pertunjukan ini lewat permainan organ pipanya di belakang paduan suara dan orkestra. John Rutter pun memimpin konser ini secara interaktif dan menghibur.

Lima kali seluruh penonton diminta turut menyanyikan lagu-lagu carol Natal legendaris seperti, ‘O come, all ye faithful’ dan ‘Hark the herald angels sing’. Dan tercipta paduan suara 4000-an orang yang suaranya memenuhi langit-langit salah satu gedung konser terbesar di Inggris, menggerakkan hati siapa saja yang ikut menonton malam ini. John Rutter pun selalu berbalik badan untuk memimpin paduan suara raksasa ini di bagian-bagian yang dinyanyikan oleh seluruh penonton. Karya-karya klasik dari legenda komponis dan arrangerĀ paduan suara Sir David Willcocks yang baru saja wafat awal tahun ini dinyanyikan oleh paduan suara anak-anak Katedral St. Alban yang merupakan salah satu paduan suara anak yang berkualitas di Inggris. Paduan suara dewasa St. Albans Bach Choir juga terlihat terlihat matang dan bersemangat sebagai sebuah paduan suara besar menyanyikan lagu-lagu natal yang menjadi bagian mereka.

Rutter, RPO dan komunitas St. Albans serta Voces 8, foto oleh Felix Justin

Rutter, RPO dan komunitas St. Albans serta Voces 8, foto oleh Felix Justin

Orkestra pun tampak menikmati permainan mereka walaupun aransemen karya ini tidak serta merta yang rumit namun berimbang, ada yang menantang, tidak sedikit yang santai. Royal Philharmonic adalah orkestra yang lekat dengan rekaman-rekaman orkestrasi banyak musik-musik band populer dan suaranya cukup berbeda dan berkarakter sebagai orkestra studio.

Grup vokal Voces 8 pun turut hadir membawakan lagu-lagu natal dalam kemasan acapella dan juga diiring oleh orkestra. Mereka tampil sebagai salah satu magnet malam ini dengan eksekusi yang jernih dan terukur serta penguasaan teknik yang baik. Kehadiran Voces 8 pun mengingatkan penulis akan tradisi grup vokal kenamaan asal Inggris yang mengandalkan nyanyian acapella namun tetap memiliki versatilitas tinggi untuk menggarap berbagai jenis musik, dari klasik hingga pop dan jazz dalam kemasan acapella.

Konser pun tidak serta merta membawakan musik-musik Natal yang indah saja, tapi juga dikemas dengan menarik lewat permainan potongan-potongan musik yang berhubungan dengan Natal dan mengajak satu segmen audiens VIP di arena untuk menebak lagu dan pertanyaan lain yang diajukan oleh Rutter, ala ‘Berpacu dalam Melodi’. Sebuah acara akhir tahun yang menghibur, sebuah kebiasaan yang nampaknya dibentuk sejak lama oleh komunitas di sekeliling London ini. Tidak heran banyak warga-warga lansia yang hadir dan menikmati waktu mereka di konser tersebut sebagai bagian dari menu wajib mereka sebelum Natal, sebuah permulaan yang menarik untuk Natal tahun ini.

 

 

About mikebm (1163 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: