Kabar Terkini

4 Kisah Musik Klasik Indonesia 2015


Tahun 2015 akan segera berlalu, berikut adalah beberapa momen di tahun 2015 yang menurut para kontributor A Musical Promenade perlu digarisbawahi dalam keramaian peristiwa musik klasik Indonesia:

  1. Semakin bergeliatnya dunia orkestra Indonesia
    Kehadiran Indonesian Youth Symphony Orchestra patut dicatat sebagai kehadiran kembali sebuah orkestra pemuda di Indonesia. Kemunculan Addie MS dan flashmob Twilite Orchestra di Jl. Thamrin Jakarta dan disiarkan MetroTV juga menambah keriaan musik klasik dan apresiasi untuk musik orkestra. Sedikit kabar juga muncul dari kehadiran Orkes Simfoni Universitas Indonesia dan Trust Orchestra di Sydney juga menjadi kisah tersendiri tentang kehadiran orkestra remaja Indonesia di luar negeri. Pengumuman akan lahirnya Bandung Philharmonic Orchestra menjadi sebuah kisah tersendiri di dunia musik klasik Indonesia, sebuah orkestra profesional pertama di ibukota Jawa Barat tersebut meskipun publik masih harus menantikan awal tahun 2016 untuk melihatnya beraksi di atas panggung.
  2. Anugerah Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
    Penganugerahan Anugerah Kebudayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi musisi Indonesia yang berada di jalur musik klasik/musik seni, Ananda Sukarlan dan Avip Priatna, sedikit banyak menunjukkan bagaimana musik seni perlahan masuk ke dalam radar pemerintah. Meskipun belum tergarap sepenuhnya, namun penghargaan untuk dua orang insan musik seni di tahun ini membawa angin segar bagi bidang yang sudah cukup lama terkesan dikesampingkan ini. Adakah insan musik seni lain yang akan menerima anugerah ini di tahun mendatang?
  3. Kehadiran insan-insan musik dunia di Indonesia
    Kehadiran pianis Pascal Rogé dan juga beberapa orkestra seperti Ensemble Modern dan Orkestra Film Babelsberg di beberapa panggung di Indonesia menarik perhatian yang cukup besar dari musik klasik kita. Kehadiran Berlin Rundfunkchor juga menjadi perhatian kalangan paduan suara di Indonesia. Sepertinya kerja sama GermanFest yang mendatangkan Ensemble Modern, Orkestra Film Babelsberg dan Berlin Rundfunkchor menjadi sebuah catatan tersendiri yang menghidupkan kegiatan berkesenian di beberapa daerah.
  4. Berpulangnya tokoh musik Indonesia
    Tahun 2015 ini juga menjadi tahun berpulangnya beberapa tokoh musik Indonesia seperti komponis Slamet Abdul Sjukur yang wafat bulan Maret lalu di usia 79 tahun. Wafatnya malah secara signifikan mengangkat kembali pamor karya-karya komposisinya ke atas panggung. Berpulangnya Dennie Sakrie yang dikenal sebagai kritikus musik juga menjadi sebuah catatan tersendiri di tahun 2015 ini.

Demikian sedikit catatan 2015 untuk menutup tahun ini. Semoga tahun 2016 lebih gemilang dari tahun sebelumnya. Selamat Tahun Baru 2016!

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: