Kabar Terkini

5 Tipe Ortu ‘Mentereng’ di Sekolah Musik


Dalam pendidikan musik, seringkali harus disadari bahwa selain siswa, orangtua siswa adalah juga bagian dari stakeholder pendidikan musik di sekolah musik tersebut. Dan dibandingkan siswa, seringkali orangtua siswa juga tidak kalah menarik perhatian para pengajar dan institusi. Berikut adalah hasil pengamatan penulis akan orangtua siswa yang kerap ‘mentereng’ ataupun menarik perhatian para siswa, pengajar maupun administratur:

  1. Orangtua ambisius
    Orangtua macam ini biasanya cukup ramai dibicarakan di sekolah-sekolah musik. Orangtua ini seringkali lebih bersemangat untuk les dibandingkan anaknya. Semangat orangtua ini seringkali juga berlebihan dalam menanggapi pelajaran sang murid dan lebih banyak mengeluh mengenai materi ajar kepada gurunya. Pertanyaan “Kok anak saya belum bisa main lagu ini ya, padahal anaknya si Ibu A sudah bisa main lagu ini?” Atau “Anaknya saya kapan bisa main tampil di konser?” Atau “Kok masih main lagu ini si, lagunya kurang enak sepertinya, bisa digantikah?” adalah keluhan standar dari orangtua ambisius. Sayang anak adalah baik, tapi seringkali orangtua macam ini lupa bahwa belajar bermusik itu juga berproses dan bukan instan. Akhirnya guru-guru yang jadi bumper dan harus menjelaskan secara terperinci metode pengajaran dan pertimbangan pengambilan keputusannya
    .
  2. Orangtua setia
    Orangtua macam ini seringkali terlihat di sekolah musik, entah mengantar lalu menjemputnya anaknya les ataupun dengan sabar menunggu di bangku sekolah musik menunggu kelas anaknya selesai kelas. Duduk sendiri-sendiri, orangtua tipe ini lebih senang membaca koran atau buku, ataupun bermain HP sembari menanti anaknya selesai les. Beberapa orang wajahnya tidak asing, mungkin anaknya malah belum pernah kita lihat, tapi wajah orangtuanya sangat familiar. Beberapa mungkin tidak begitu dikenali karena lebih memilih menunggu anaknya di dalam mobil. Namun juga tidak jarang orangtua yang sekedar rutin mengantar dan menjemput anaknya digolongkan sebagai orangtua yang setia.
    .gosip_wordpress
  3. Orangtua penggosip
    Orangtua murid macam ini biasanya memiliki kebiasaan yang mirip dengan orangtua tipe setia yakni menunggu anaknya selesai kelasi. Namun yang membedakan adalah kebiasaan orangtua gosip untuk duduk bergerombol dan seakan pembicaraan tidak pernah habis dalam gerombolan itu. Dimulai dari kegiatan anak mereka di sekolah hingga membanggakan prestasi si anak dan keluarga dilimpahkan sebagai topik pembicaraan selama menunggu anak mereka usai les. Beberapa bahkan sungguh up-to-date dengan isu-isu dan gosip-gosip sekolah yang bisa jadi bahkan guru dan karyawan saja tidak tahu-menahu. Tidak jarang mereka pun membandingkan siswa yang satu dengan siswa yang lain seperti seorang juri.
    .
  4. Orangtua modis
    Orangtua siswa tipe ini dikenal sebagai orangtua siswa yang di mata warga sekolah musik sebagai pribadi yang menarik lewat penampilannya. Menarik dari sisi penampilan bukan tentu berarti enak dilihat, namun seringkali dikarenakan busana yang dikenakan agaknya di luar kebiasaan orangtua siswa pada umumnya. Beberapa cukup menarik perhatian dikarenakan aksesoris maupun pakaian yang dikenakan. Orangtua tipe ini biasanya menjadi sasaran empuk bagi orangtua tipe no.3 yang rajin bergosip. Orangtua macam ini umumnya mudah dikenali oleh seluruh warga sekolah.
    .ne_02-1
  5. ‘Mirip tapi bukan orangtua’
    Tipe ini sedikit berbeda namun jumlahnya tidak sedikit dan tidak jarang juga bergerombol seperti orangtua penggosip. Waktu yang mereka luangkan di tempat kursus pun hampir serupa dengan orangtua setia. Mereka adalah para pengasuh maupun asisten rumah tangga yang ditugaskan untuk menemani sang anak kursus. Mereka adalah orang-orang kepercayaan orangtua siswa yang memegang kendali anak-anak dan bahkan menjadi mitra penghubung orangtua dan guru. Hal ini terjadi dikarenakan orangtua yang sibuk sehingga bahkan sang guru ketika ingin sedikit melaporkan perkembangan anak seringkali harus dilakukan dahulu kepada pengasuh ataupun pembantu ini. Meskipun bukan orangtua, tipe ini peranan yang krusial dan saat ini sering mengalami diskriminasi baik dari pihak siswa, guru, administratur maupun orangtua lainnya. Padahal mereka pun memegang peranan dalam pendidikan musik sang anak, yang meskipun tidak serta-merta menjadi pengambil keputusan mengenai pendidikan siswa, namun dapat menjadi influencer yang patut diperhitungkan.

Demikianlah sedikit tipe orangtua siswa yang seringkali menarik perhatian di sekolah musik. Bagaimana berkomunikasi dengan masing-masing mereka adalah kunci bagi kemajuan peserta didik dan juga keterlibatan mereka dalam proses pendidikan musik.

Orangtua macam apakah Anda?

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: