Kabar Terkini

ISI Surakarta Peringkat 43 Dunia, ISI Jogja dan ISI Denpasar 100 Besar


Baru minggu ini TopUniversities.com menelurkan daftar terbarunya dalam pemeringkatan QS World Universities yang banyak dianut institusi di Indonesia dan beberapa institusi dunia. Dan dalam pemeringkatan tersebut Indonesia menempatkan 3 institusi seni terbaiknya dalam jajaran 100 institusi seni pertunjukan terbaik.

Institut Seni Indonesia Surakarta yang berangkat dari Akademi Seni Karawitan Indonesia di Solo, menurut Topuniversities.com kini bertengger di peringkat 43 besar dunia berdasarkan subyek klasifikasi ‘seni pertunjukan’. QS World Universities juga mencatat Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Institut Seni Indonesia Denpasar dalam peringkat 100 besar dunia, sebuah prestasi yang perlu dicermati.

Peringkat ISI Yogya Denpasar

Peringkat 10 besar sendiri dihuni oleh 4 negara. Amerika Serikat menempati 3 tempat dengan Juilliard School (1), University of California, Berkeley (8), Indiana University Bloomington (10). Austria menyumbangkan 1 tempat lewat University of Music and Performing Arts Vienna (2). Finlandia menempatkan 1 organisasi Sibelius Academy (7) sedang Inggris menempatkan 5 pendidikan tinggi dalam peringkat ini: Royal College of Music dan University of Oxford (seri posisi 3), Royal Academy of Music (5), Royal Conservatoire of Scotland (6) dan Guildhall School of Music and Drama (9). Menarik apabila melihat bagaimana Royal College of Music dan Royal Academy of Music yang spesialis di bidang musik mampu menyeruak masuk ke organisasi yang mengandalkan kedua studi musik dan drama untuk mencapai peringkat ini.

Meskipun pemeringkatan universitas seperti ini menimbulkan banyak kontroversi dan juga perdebatan, namun ini harus menjadi tolak ukur awal bagaimana mengembangkan lebih jauh pendidikan seni di Indonesia.

 

Iklan
About mikebm (1289 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

1 Trackback / Pingback

  1. Ranking Institusi Pendidikan Seni, Bagaimana Bersikap? – A Musical Promenade

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: