Kabar Terkini

5 Strategi Berlatih Musik


~terinspirasi dari video Itzhak Perlman di Classic FM

Berlatih musik bisa jadi merupakan sebuah rutinitas yang berat untuk dilakukan. Lelah dan merasa tidak ada kemajuan saat berlatih menjadi halangan yang sering membunuh semangat. Berikut adalah sedikit tips berlatih musik yang saya sadur dari video Perlman, seorang pemain biola handal kenamaan dunia:

  1. Berlatih lambat
    Berlatih bermain musik adalah berlatih untuk menggerakkan otot-otot secara benar dan tepat. Dan untuk itu harus dipastikan bahwa berlatih secara lambat adalah kunci terutama agar pemain menyadari setiap bagian tubuh yang digerakkan untuk memainkan bagian tersebut. Lambat juga untuk memastikan semua pergerakan itu tepat. Banyak pemusik yang mengatakan bahwa berlatih lambat itu tidak dapat bermanfaat untuk bagian-bagian cepat, namun ada kalanya berlatih lambat adalah cara yang paling tepat agar dapat mencermati pergerakan tubuh sehingga pergerakan yang terjadi adalah dikarenakan latihan yang meresap dan kemudian menjadi otomatis, dibandingkan pergerakan tak sadar yang tidak tentu dapat direplikasi hasilnya di kemudian hari. Seringkali berlatih langsung cepat malah menimbulkan inkonsistensi pada permainan.
  2. Pastikan semua dilakukan dengan benar
    Latihan harus memastikan bahwa bagian yang diputuskan untuk dilatih, dilatih dengan sempurna. Perlman mengatakan adalah percuma apabila tujuan melatih gesekan biola tangan kanan tapi intonasi di tangan kiri berantakan, karena sebenarnya pada saat siswa tidak melatih dengan sempurna, ia melatih untuk melakukan sesuatu yang salah. Dalam kasus yang dikemukakan Perlman, sang siswa tersebut sebenarnya berlatih untuk bermain dengan intonasi fals. Untuk melakukan hal ini, maka dari itu perlu adanya ketelitian yang terbangun lewat berlatih dengan lambat dan kemampuan untuk mendengarkan dengan seksama apapun yang dimainkan. Pastikan untuk mendengarkan setiap detail, demikian kata Perlman.
  3. Agendakan latihan hari itu
    Latihan bukan hanya meluangkan waktu untuk melakukan latihan, namun harus diikuti dengan adanya tujuan latihan, dalam hal ini mengagendakan latihan di hari tersebut, lengkap dengan tujuan aktivitas di hari tersebut. Misalnya apabila berlatih, menentukan permasalahan yang ingin dikaji dan kemudian tuntaskan dengan latihan hari itu. Tujuan latihan ini (misal: memperbaiki posisi tangan dan penjarian pada 5 bar sulit) diharapkan mampu menciptakan fokus dalam latihan. Selain itu, agenda seperti ini juga memampukan musisi untuk menelusur perkembangan dan juga merasa puas akan kemajuan latihan pada hari tersebut.
    https://mikebm.files.wordpress.com/2016/04/39b57-1427254967718.jpg?w=425&h=282
  4. Divide et impera
    Musik yang sedemikian panjang tidak akan bertambah baik apabila di setiap sesi latihan hanya melatih dari ujung hingga ujung. Perhatikan dan tentukan bagian pendek mana yang ingin dilatih dan garap bagian tersebut dengan seksama. Ini juga melatih bagaimana siswa menjawab sebuah persoalan, bagi menjadi bagian-bagian kecil untuk kemudian dikerjakan secara mendetail dengan 3 langkah di atas. Tanpa strategi ini, tidak akan terbentuk musik yang tergarap. Pun otak sering tidak sanggup menangani bagian-bagian panjang, tapi lebih optimal ketika memandang bagian yang lebih pendek. Konsentrasikan untuk menggarap bagian tersulit, agendakan.
  5. Bersabar
    Berlatih adalah sebuah proses. Bermain musik tidak seperti mendirikan candiri Roro Jonggrang yang selesai dalam semalam. Kemajuan pun didapat sedikit demi sedikit, menurut Perlman apa yang sudah dilatih dengan baik di hari Senin, tidak tentu tetap baik di hari Selasa, namun jangan menyerah. Di hari Rabu akan lebih bisa lebih baik lagi secara perlahan dan Kamis pasti akan jauh lebih baik lagi. Kesabaran adalah kunci, hanya dengan kesabaran kita bisa bertahan untuk terus melakukan 4 langkah sebelumnya, dan jangan menyerah.

Di zaman yang serba instan saat ini tidak mudah untuk terus bersabar dan berusaha. Belajar musik adalah sebuah pembelajaran untuk menghargai proses, sebuah petuah kehidupan yang tentunya semakin dibutuhkan di dunia saat ini.

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: