Kabar Terkini

Mengintip Misteri Dirigen


Dirigen atau konduktor adalah sebuah bidang pekerjaan yang penuh misteri. Bagaimana seorang bergerak dan kemudian mengarahkan 100 orang anggota orkestra selalu menjadi tanda-tanya. Beragam buku telah ditulis tentang teknik direksi namun, buku  tulisan Christopher Seaman berjudulu ‘Inside Conducting’ ini memberikan perspektif lain yang penting dalam dunia dirigen-mendirigen.

Christopher Seaman, sang penulis, adalah seorang pemain timpani London Philharmonic Orchestra selama empat tahun sebelum akhirnya menjadi konduktor utama BBC Scottish Symphony Orchestra di Inggris dan direktur musik Rochester Philharmonic di AS. Kariernya yang membentang selama lebih dari 40 tahun menjadikannya seorang yang berpengalaman sebagai konduktor yang dipelengkapi dengan pengalamannya sebagai seorang musisi orkestra.

Hal inilah yang menjadikan buku tulisannya berbeda. Ketika banyak buku direksi lain banyak membicarakan tentang teknik dan merekayasa suara, Seaman hanya menjadikan bagian itu sepersekian dari bukunya. Namun ia memberikan intipan ke dalam bagaimana seorang konduktor bersikap dan berperilaku baik di depan orkestra maupun di luar orkestra. Buku setebal 260 halaman ini berisi 50 sub-bab yang berkisah mulai dari baton (tongkat dirigen), balans suara orkestra, harmoni, karakter instrumen, hingga hal-hal seperti tata panggung, penataan program, manajemen, audiens kecemasan serta ego seorang konduktor.Inside Conducting Christopher Seaman

Gaya bahasanya yang ringan namun berarti menjelajah spektrum direksi secara cukup jauh disertai dengan anekdot-anekdot yang terkadang menggelitik namun memiliki banyak arti yang berhasil ia kumpulkan lewat pengalamannya sebagai pemain dan dirigen serta lewat sumber-sumber terpercaya. Ia tak hanya membedah direksi sebagai sebuah narasi teknis, namun juga memberikan intipan bagaimana konduktor-konduktor raksasa memandang profesi musik yang tergolong cukup baru ini. Kisah-kisah tentang konduktor seperti perbedaan gaya Wagner dan Mendelssohn ketika memimpin, Artur Nikisch yang sangat presisi, Wilhelm Furtwangler yang tidak jelas gerakannya serta gelagat Arturo Toscanini dan Malcolm Sargent menjadi bahan refleksi bagaimana konduktor-konduktor terdahulu bersikap dan bagaimana kecocokannya dengan masa sekarang yang ia petik dari pengalaman dan karirnya sendiri sebagai konduktor. Alhasil, buku terbitan tahun 2013 ini berkisah banyak tentang bagaimana menghadapi sebuah orkestra hingga menghadapi sebuah karir.

Meski keterampilan dan seluk-beluk orkestra ia sampaikan sepanjang lebih dari 150 halaman, namun tulisannya tidak melulu mengenai hal teknik. Ia lebih banyak berbagi bagaimana konduktor-konduktor dari masa ke masa menghadapi dan berurusan dengan teknik-teknik tersebut. Kontak mata misalnya ia mengisahkan bagaimana Karajan tidak pernah melihat orkestra, juga menceritakan bagaimana John Barbiroli, Pierre Monteux dan Evgeny Mravinsky serta Toscanini memberikan pandangan akan pentingnya kontak mata dan bagaimana melakukannya.

Ia pun juga berbagi kisah-kisah lucu ala humor Inggris dari banyak orkestra yang berani adu sindir dengan beragam konduktor. Konduktor menurutnya bukanlah pekerjaan yang seratus persen dielu-elukan, bahkan oleh musisinya sendiri, meskipun hanya 1% tapi tentunya akan ada pemain yang tidak senang dengan kepemimpinan seseorang. Dalam buku ini, ia memberi jawab akan hal-hal apa saja yang membutuhkan campur tangan seorang konduktor dan seberapa jauh campur tangan tersebut dilakukan, baik sebagai dirigen tamu maupun direktur musik, yang masing-masing memiliki ekspektasi peran yang berbeda.

Buku ini memang bukan diperuntukan bagi mereka yang ingin mempelajari direksi mula-mula. Namun lebih tepat diperuntukkan bagi mereka yang telah berpengalaman terjun dalam direksi. Di sisi lain buku ini juga menarik bagi para pembaca pecinta musik klasik. Kupasannya mengenai direksi cukup mendalam namun tidak serta merta sibuk berkutat dengan hal-hal teknis semata. ‘Inside Conducting’ adalah buku yang cocok untuk menghiasi almari Anda, terutama bagi Anda yang penasaran dengan seluk-beluk direksi dan menyenangi kisah-kisah anekdot yang merangsang pemikiran, buku ini saya rekomendasikan.

About mikebm (1164 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

5 Comments on Mengintip Misteri Dirigen

  1. Dimana saya bisa membeli buku Inside Conducting ?
    Terima kasih …

  2. Halo, mungkin bisa dicari di amazon atau toko buku online lain…

  3. Terima kasih atas infonya …

  4. Selain buku Inside Conducting, judul buku apa saja yang bagus mengenai teknik conducting?

  5. Ada beberapa, menurut saya yang termasuk bagus adalah karya Brock McElheran dengan judul Conducting Technique untuk segi teknik conducting dengan buku Handbook of Conducting karya Herman Scherchen…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: