Kabar Terkini

Menciptakan Konser untuk Publik bersama LSO


Minggu malam ini kelabu. Konser akan dimulai pukul 18:30 malam namun sejak pukul 17:30, calon penonton telah sabar menunggu dan memenuhi Lapangan Trafalgar Square, salah satu lapangan utama di pusat kota London. Panggung raksasa berdiri di lapangan, lebih besar dari acara lain manapun yang terkadang menghiasi lapangan yang kerap dikunjungi warga London maupun para wisatawan yang berkunjung ke ibukota Inggris ini. Panggung raksasa ini dipenuhi oleh bangku-bangku dan stand partitur. 100 orang lebih bisa duduk dengan nyaman di atasnya.

Malam yang dirundung mendung nyaris hujan ini kemudian dihiasi oleh pertunjukan musik klasik gratis yang dihadiri setidaknya 10.000 orang. BMW LSO Open Air Classics 2016 adalah kali kelima dari kerja sama tahunan London Symphony Orchestra dengan produsen otomotif Jerman BMW yang ditujukan untuk mempersembahkan musik kepada publik London di setiap musim semi. Penonton pun kemudian berjajar duduk di semen plaza, sedangkan tidak terhitung yang lain berdiri baik di samping maupun di belakang untuk memastikan jangkauan pandang. Dipimpin oleh konduktor Valery Gergiev, LSO yang turun dalam format raksasa mengetengahkan musik dari komponis raksasa Rusia Pyotr Ilyich Tchaikovsky dengan karya-karya klasik yakni 1812 Overture, Suita dari musik balet Swan Lake dan Symphony No.4 nya yang ternama. Di hadapan angin yang cukup keras berhembus juga hujan yang mengancam, konser ini berlangsung dengan sangat sukses hingga akhir.

BMW LSO Open Air Classic 2016-5

Bersiap-siap sebelum konser dimulai

Namun yang menarik selain tata suara yang mumpuni untuk memproyeksikan orkestra di tanah lapang dan garapan musik dari salah satu orkes terbaik dunia ini adalah bagaimana konser ini sungguh dibangun dan dirancang bagi publik. Di antara penonton festival yang duduk di lantai, penyelenggara menyediakan tempat bagi para penyandang cacat mobilitas di tempat yang memungkinkan untuk diakses oleh kursi roda dan tidak terhalangi pandangannya ke arah panggung. Para lansia dan penyandang cacat pun menjadi tamu kehormatan dalam acara ini, duduk di tempat terbaik. Menyiasati bahaya hujan, penyelenggara membagikan jas hujan sekali pakai juga buku acara gratis dan bantal yang dapat digunakan untuk mengalasi beton yang keras. Empat layar besar ditempatkan di sekeliling bagi para penonton yang ingin melihat secara jelas aksi di atas panggung.

BMW LSO Open Air Classic 2016-4

Segi program pun diracik dengan sungguh menarik yang menjadi sajian utama konser ini. Dengan narator Paul Rissmann yang adalah komponis sekaligus pendidik, penonton dibawa untuk menjelajahi pribadi Tchaikovsky lewat video di layar dan juga komentar yang ditayangkan di atas layar akan musik yang sedang dimainkan di atas panggung. Menarik bagaimana Rissmann menyusun komentar musik berdasarkan surat-menyurat Tchaikovsky sendiri. Di lain kesempatan penonton pun diajak untuk bermain bersama dengan orkestra. Bertepuk tangan dengan ritme yang cukup khas maupun berkolaborasi dengan seluruh orkestra memainkan karya dengan perkusi gemerincing kunci, penonton diajak untuk terlibat langsung dalam proses kreatif bermusik. Layar pun menampilkan ritme yang perlu dimainkan dan penonton pun merespon girang dengan gemerincing kunci sesuai dengan aba-aba Rissmann yang di atas panggung.

Rissmann pun tidak kaku dalam menyapa audiens yang menikmati dengan santai seperti sedang menonton festival lainnya. Kekakuan dan kikuk yang biasa dihadapi di dalam gedung konser dalam kesempatan ini semua dibongkar. Penonton dapat lalu-lalang seperti dalam menonton musik lainnya, dan tidak ada rasa geram dari penonton yang ada. Penonton pun bebas pergi meninggalkan tempat kapanpun tanpa dipandangi oleh penonton yang lain. Beberapa penonton bahkan membawa satu poci bir ataupun gelas anggur serta buah-buahan untuk dinikmati sembari menonton konser ini. Persis suasana piknik di tengah kota.

Bagan ritme bertepuk tangan yang disusun Rissmann bagi penonton

Bagan ritme bertepuk tangan yang disusun Rissmann bagi penonton

Di tengah konser pun orkes mendadak meninggalkan panggung, giliran anak-anak yang maju duduk di bangku orkes. Mereka adalah anggota LSO On Track, sebuah program dari LSO yang bekerja sama dengan anak-anak di 10 borough (daerah) London dengan menyediakan pendidikan musik bagi anak-anak ini. Program ini pun diperuntukkan bagi siapa saja, terutama untuk menjadi suplemen pendidikan musik di sekolah baik untuk kalangan mampu maupun kurang mampu. Segmen ini sudah menjadi tradisi dalam Open Air Classic di mana para pemain orkestra cilik ini bermain musik ditemani beberapa anggota pemusik LSO senior memainkan karya-karya besar bagi penonton yang juga tidak kalah besar. Anak-anak ini kemudian belajar untuk berbagi musik dan tampil bersama dengan para profesional. Bersama dengan musisi muda dari Guildhall School of Music and Drama, mereka membawakan Suita dari Swan Lake yang diaransemen oleh komponis Gareth Glyn.

Konser ini pun menciptakan kemasyarakatannya tersendiri. Musik bukan lagi sebuah objek yang jauh di sana, namun dekat untuk diakses dan dinikmati bersama. Keterlibatan penonton pun juga diangkat, nilai pendidikan dan keterlibatan generasi muda juga menjadi sajian utama. Hal ini membuktikan bahwa apabila ingin, musik klasik bukan hanya untuk kalangan tertentu saja, tapi juga bagi semua. Sebuah inisiatif yang bikin geleng kepala, awan mendung pun tidak berani menurunkan hujannya.BMW LSO Open Air Classic 2016-3 BMW LSO Open Air Classic 2016-2

About mikebm (1165 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: