Kabar Terkini

Maestro Adidharma Widjaja Berpulang


Pagi ini pukul 8.00, Maestro Adidharma Widjaja berpulang di usia 86 tahun. Beliau adalah salah satu pionir musik klasik di Indonesia dan seorang pemain biola dan konduktor tangguh. Pendiri Pro Arte Chamber Orchestra dan konduktor Gloriamus Philharmonia ini, Adidharma hingga akhir hayat menjabat sebagai penasihat akademis di Sekolah Musik Gloriamus.

Sebagai salah satu figur berpengaruh dalam musik klasik Indonesia sejak dasawarsa 1960-an, Adidharma dikenal sebagai pemain biola, pendidik dan konduktor ulung. Belajar bermain musik di usia 8 tahun, di tahun 1951 ia melanjutkan studi biolanya ke Conservatorium van Amsterdam dan lulus dengan predikat terbaik. Setelah itu pun ia sempat membina karirnya di Belanda sebagai seorang pemain biola di orkestra profesional Utrecht Stedelyk Orchestra sebagai pemain biola termuda sekaligus satu-satunya yang berasal dari Asia dalam orkestra tersebut.

Pada tahun 1957, ia kembali ke Indonesia dan menjadi pemimpin dan kemudian konduktor Orkes Radio Jakarta (NIROM Orchestra). Bernama asli Lee Eng Liong, Adidharma kemudian menjadi pemimpin sekaligus konduktor NIROM Orchestra setelah konduktornya Henk te Strate pensiun pada tahun 1961. Di tahun 1962-1963, beliau meneruskan pendidikan ke Juilliard School di New York. Orkes ini pun kemudian berubah nama dan digabungkan dengan Orkes Studio Jakarta menjadi Orkes Simfoni Jakarta di tahun 1968 dengan Adidharma sendiri sebagai konduktor utama. Ia juga menjadi anggota Dewan Kesenian Jakarta di tahun tersebut. Menurut kabar yang berhembus, di tahun 1985 isu etnisitas Tionghoanya kemudian berhembus cukup kencang di tubuh Orkes Simfoni Jakarta yang menjadi aparatus Pemerintah (pemusiknya berstatus PNS) ketika itu yang menyebabkan Adidharma kemudian mundur dari jabatan konduktor utama setelah memimpin orkestra tersebut selama hampir 20 tahun.

Namun karirnya tidak berhenti di situ. Tahun 1971 ia menjadi anggota World Symphony Orchestra di Amerika Serikat, ia pun menjadi konduktor dalam Opera Barber of Seville dan menjadi solois di gedung opera nomor satu Italia, La Scala – Milan. Ia pun menjadi konduktor dalam orkestra ASEAN Music Workshop di Jakarta 1981 yang merupakan salah satu produk kegiatan kolaborasi budaya ASEAN yang ternama di dasawarsa 1980 dan 1990an. Ia pun menjadi juri dalam berbagai kompetisi di Singapura dan Malaysia.

Dikenal sebagai konduktor tangan besi, orkestra manapun di bawah tangannya berubah menjadi orkestra yang berkualitas, kecakapan ini dikenal hingga akhir hayatnya. Beberapa musisi yang sempat berada di bawah arahannya mengatakan bahwa sosok Adidharma berubah begitu ia menjejak di panggung. Sosok yang lembut dan ramah pun dalam sesaat menjadi sosok yang penuh wibawa. Sebagai seorang guru, ia pun adalah sosok yang sangat berpengaruh. Ratusan pemain biola berkualitas telah lahir dari gemblengannya dan berhasil meneruskan pendidikan di jenjang lanjut di Eropa dan Amerika.

Ia pun menerima anugerah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam sumbangsihnya di belantika musik, juga penghargaan dari Gubernur DKI dan juga dari Wakil Presiden Indonesia kala itu, Adam Malik. Sekalipun sudah berusia lanjut, ia tetap aktif memimpin orkestra dan meski kondisi fisik menurun ia pun tetap setia mengajar dan menghadiri berbagai pertunjukan meski di atas kursi roda.

Selamat jalan, Om Adi…

About mikebm (1164 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: