Kabar Terkini

Gilang Gemilang Le Cercle de l’Harmonie


Menelaah pendekatan musik memang serasa tiada habis. Musik pun menjadi sebuah perlambang perjalanan intelektual yang tiada habis, demikian pula dalam mencari otentisitas. Setengah abad yang lalu Nicholas Harnoncourt dan rekan semasanya menjelajah otentisitas warna musik barok, kini perjalanan ini pun terus berlanjut. Dan bukan hanya menjelajah pendekatan musik barok, namun juga perlahan maju hingga di masa romantik di abad 19.

Le Cercle de l’Harmonie adalah salah satu penerus dalam upaya mencari otentisitas tersebut. Malam ini di konser BBC Promenade 9, penonton yang memadati Royal Albert Hall menjadi saksi hasil dari upaya tersebut. Di bawah pimpinan konduktor yang juga adalah harpsichordis asal Prancis, Jéréme Rhorer, anggota London Symphony Orchestra dan Philharmonia Orchestra bahu-membahu dengan anggota Le Cercle asal Prancis membunyikan kembali suara-suara instrumen musik dari akhir abad 18 hingga abad 19 dengan hasil yang mencengangkan. Mereka yang terlatih dengan instrumen modern ternyata memberi perspektif baru untuk orkestra ini.

Virtuositas menjadi nyata dalam permainan seksi gesek yang mentah seperti mangga muda: garing dan asam namun sungguh menyegarkan. Namun di sisi lain, dimensi kelembutan yang berbeda hadir dalam permainan seksi tiup. Tidak hadir kerenyahan di seksi tiup yang biasa muncul dalam orkes modern. Hanya kepaduan yang terasa legit di telinga, menjadi kontras dengan permainan seksi gesek. Sungguh mengejutkan bahwa pendekatan otentik jaman romantik malah membalik konsep suara orkestra modern yang banyak terpaku pada kehangatan seksi gesek dan kepadatan seksi tiup. Sungguh pengalaman yang berbeda. Soprano Rosa Feola pun hadir membawa karakter dalam suaranya yang teatrikal di dua karya concert aria yang dibawakan malam kemarin.

Sajian pun tidak tanggung-tanggung, dua aria konser disajikan ‘Infelice’ karya Mendelssohn dan ‘Ah, lo previdi’ K272 dari Mozart menjadi sajian berikutnya. Konser kemarin pun istimewa karena orkestra membawakan dua sajian simfoni sekaligus. Symphony no.39 K543 dari Mozart membuka konser dan Symphony no.4 ‘Italian’ dari Mendelssohn. Ya, konser ini sepertinya mencoba mengambil tema dua komponis yang berkembang kariernya sebagai komponis prodigy cilik namun sayangnya memiliki karier yang relatif pendek. Para ahli pun kerap membandingkan musik dan relasi keduanya. 

Jéréme Rhorer sebagai konduktor sekaligus pendiri Le Cercle hadir dengan energi yang luar biasa, sapuan-sapuannya yang besar silih berganti dengan jentikan-jentikan kecil. Namun seluruh gerakan Rhorer yang dididik di Konservatori Musik Induk Nasional di Paris menjadi fondasi permainan orkestra ini. 

Orkestra pun bermain dengan segenap diri mereka. Tubuh pun berayun dan menyentak seirama dengan alunan musik. Nyatanya kerja sama yang langka macam ini tidak tentu berujung pada mentahnya garapan musik. Justru penampilan kemarin menjadi sebuah wahana baru yang membuka cakrawala bunyi dan mungkin juga kemungkinan interpretasi yang berbeda dari karya musik yang bahkan familiar di telinga kita. Tidak heran penonton pun bersorak dan penonton tiket festival di tengah arena Royal Albert Hall yang kerap dipanggil ‘Promenaders’ menghentakkan kaki ke lantai kayu, membuat seluruh gedung bertepuk riuh serentak.

Sebuah encore bertenaga dari overture opera Mozart ‘le Nozze de Figaro’ pun menyalak, menutup sajian mempesona dari konser malam itu.

~ BBC Prom akan berlangsung tiap hari hingga tanggal 10 September 2016 dengan sajian beragam musik seni.

About mikebm (1163 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: