Kabar Terkini

Ingat Pelatihan Pegiat Kebudayaan? Kini Status Tidak Jelas


Komponis Gema Swaratyagita yang terpilih dalam pelatihan penggerak kebudayaan yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ke Selandia Baru kini mengungkap permasalahan dalam program ini. Setelah membuka pendaftaran dan seleksi serta pengumuman peserta (berita pendaftaran lihat sini), kini peserta terkatung-katung tanpa ada kelanjutan program yang diinisiasi pada masa menteri Anies Baswedan. Berikut adalah ekspresi kekecewaan komponis Gema dalam akun media sosialnya:

Gema Swaratyagita:
Jika ada yang bertanya kepada saya “Kapan berangkat ke New Zealand?”, berikut ini akan saya bagikan dan sebar ke teman-teman semua, bahwa kami, 56 orang yang lolos seleksi pegiat budaya ke Luar Negeri 2016 hingga saat ini belum mendapatkan kejelasan mengenai kepastian program ini akan terlaksana atau tidak. Kami sudah berupaya untuk melakukan komunikasi dengan berbagai cara dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud sebagai penyelenggara dan LPDP Kementrian Keuangan sebagai sumber dana, namun hingga saat ini belum ada informasi yang cukup berarti mengenai ketidakpastian ini, selain alasan adanya pemotongan anggaran pemerintah dan berimbas pada program ini. Rencananya program pegiat budaya ke New Zealand ini akan dilaksanakan pada tgl 21 Agustus-9 September 2016 ini. Ketidak pastian plus “pembiaran” ini sangat berakibat banyak kerugian dari sebagian besar kami yang sudah “merelakan” waktu tersebut untuk program ini. Pada akhirnya, kami mewakili 56 pegiat budaya ke luar negeri, membuat surat terbuka kepada presiden RI Bapak Joko Widodo. Sebelum bapak presiden berbicara lebih banyak lagi “angin segar” lainnya tentang strategi kebudayaan dan lain sebagainya itu, tengoklah dulu “Budaya Tanggung Jawab” yang masih terlupakan di bagian tubuh pemerintahan bapak.

img_4444

Rangkaian acara ini seharusnya dilaksanakan tanggal 17 Agustus lalu didahului pelatihan di Jakarta dan berlangsung selama kurang lebih 1 bulan. Namun hingga tanggal 17 Agustus lalu bahkan tidak ada pemberitahuan penundaan maupun pembatalan kepada para peserta. Apa kabar strategi budaya dan diplomasi budaya kita apabila program pelatihan yang terbilang cukup sederhana ternyata menuai banyak masalah? Berikut adalah potongan surat terbuka peserta pelatihan pegiat kesenian ini kepada Presiden Joko Widodo mengenai kekecewaan mereka akan kondisi yang mereka hadapi ini:

Pegiat1

About mikebm (1184 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: