Kabar Terkini

Senandung Tanah Airku – Sebuah Hadiah untuk Pianis Indonesia


~ oleh Felicia Satyadi

Apabila kita mengamati program berbagai resital dan konser siswa, menemukan karya-karya komponis Barat seperti J.S. Bach, W.A.Mozart, F.Chopin tentu bukanlah hal yang asing. Begitu pula bila mengobservasi kelas instrumen di berbagai sekolah musik, memainkan repertoar klasik dari zaman barok hingga romantik umumnya merupakan suatu kewajiban bagi seluruh siswa. Mirisnya, jika kita memperdengarkan lagu daerah Indonesia, mungkin sebagian besar anak-anak maupun orang dewasa tidak bisa menerka judul lagu tersebut.

Menurut Zoltan Kodaly, seorang tokoh besar di bidang pendidikan musik yang juga seorang komponis, salah satu repertoar berkualitas yang dapat dipelajari seorang anak yang belajar musik adalah lagu daerah dari daerah asal anak tersebut. Mengapa demikian? Lagu daerah adalah lagu yang seringkali dinyanyikan dalam kegiatan sehari-hari oleh masyarakat di berbagai peradaban yang diturunkan dari generasi ke generasi. Karena itu, masyarakat tanpa terbatas kalangan usia dianggap sudah familiar dengan lagu daerah masing-masing sehingga proses mempelajari lagu tersebut pada sebuah instrumen seharusnya menjadi lebih mudah. Tidak hanya itu, Kodaly yang sangat nasionalis juga menyatakan bahwa begitu banyak materi musik yang berkualitas ditemukan dan diambil dari lagu daerah.

Sebagai masyakat Indonesia, kita sepatutnya merasa sangat beruntung karena baru-baru ini seorang musisi berkebangsaan Belgia mendedikasikan karyanya berupa aransemen lagu-lagu daerah dari seluruh Indonesia sebagai hadiah bagi anak-anak Indonesia. Profesor Gilbert de Greeve, seorang pianis, edukator, dan juga mantan presiden International Kodaly Society (IKS) menuliskan aransemen piano solo dan duet yang dikemas dalam tiga volume Senandung Tanah Airku dan 10 Concert Pieces yang terinspirasi dari lagu daerah Indonesia. Diterbitkan oleh lembaga Musik Maestro yang diprakarsai oleh Elaine Ding Waworuntu, seorang edukator yang juga merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi musik di Jakarta, tiga volume Senandung Tanah Airku merupakan koleksi lagu daerah pilihan dari Indonesia bagian Barat (Volume Satu), Tengah dan Timur (Volume Dua), juga dari seluruh Indonesia (Volume Tiga).

Selain aransemen untuk piano solo dan duet, setiap volume buku Senandung Tanah Airku juga dilengkapi dengan melodi utama dan lirik dari seluruh lagu daerah yang terdapat di masing-masing volume, yang tentunya dituliskan dalam notasi balok. Oleh karena itu, buku ini tidak hanya dapat digunakan oleh pelajar piano, melainkan juga dapat digunakan sebagai salah satu buku panduan bagi pengajar musik yang mengajar di sekolah umum.

Bagi para orangtua dan guru, salah satu hal yang menarik dari buku ini adalah setiap volume memiliki repertoar dengan tingkat kesulitan yang sangat bervariasi. Anda pasti bisa menemukan sebuah lagu yang dapat dimainkan oleh pelajar piano tingkat awal, tingkat menengah, bahkan tingkat lanjut dalam masing-masing volume. Yang perlu diperhatikan adalah volume satu, dua, dan tiga bukan diurutkan berdasarkan tingkat kesulitan, melainkan berdasarkan pembagian daerah di Indonesia. Keindahan dan keunikan setiap aransemen menjadikan repertoar dari tiga volume Senandung Tanah Airku sebagai koleksi yang tidak hanya menyenangkan untuk dipelajari, tetapi juga pantas untuk ditampilkan dalam situasi konser.

Dari segi aransemen, Profesor Greeve memiliki maksud tertentu di balik setiap aransemen yang beliau tulis. Beliau menyatakan bahwa setiap guru pasti memiliki suatu hal spesifik yang dapat dijelaskan kepada murid-murid ketika mengajarkan lagu tertentu dari seri Senandung Tanah Airku baik dari segi elemen, struktur, maupun tekstur, karena setiap judul dituliskan dengan gaya yang berbeda.

Beranjak dari tiga volume Senandung Tanah Airku, 10 Concert Pieces yang bertemakan lagu daerah Indonesia dituliskan untuk pianis yang lebih mahir. Dikomposisikan dengan pembawaan yang lebih serius, 10 lagu yang terdapat pada buku ini juga ditulis dengan gaya dan genre yang sangat beragam, mulai dari Sonatina, Fugue, Ballade, hingga Scherzo. Melalui beragamnya bentuk komposisi yang ditawarkan, pianis Indonesia diharapkan dapat mempelajari berbagai struktur dan bentuk umum musik klasik dengan melodi dan sentuhan tradisional khas Indonesia. Dilihat dari tingkat kesulitannya, repertoar dalam buku ini pun cocok digunakan untuk ujian piano tingkat lanjut, dan ditampilkan pada resital-resital profesional.

Variasi dari berbagai repertoar yang dipilih, gaya penulisan, dan tingkat kesulitan menjadikan tiga volume Senandung Tanah Airku dan 10 Concert Pieces sebagai koleksi repertoar yang wajib dimiliki terutama oleh seluruh pianis Indonesia karena koleksi ini tidak hanya dapat dimainkan oleh seluruh pianis dari berbagai tingkatan di berbagai acara, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan pengajaran yang berkualitas bagi para guru musik.

~ Felicia Satyadi adalah pianis dan pendidik lulusan Universitas Pelita Harapan dan kini aktif sebagai pendidik musik dan penggerak pendidikan.

Iklan

3 Comments on Senandung Tanah Airku – Sebuah Hadiah untuk Pianis Indonesia

  1. Hi, apakah ada informasi bagaimana membeli/memesan buku-buku tersebut?

  2. Halo, untuk pembelian dapat menghubungi 087876307994. Oh ya, kami juga sedang mengadakan ‘Senandung Challenge’ dengan hadiah utama bisa tampil di Galeri Indonesia Kaya Jakarta pada pertengahan 2017. Untuk informasi dan order buku/CD bisa whatsapp/sms ke nomor yang sama dan instagram @musikmaestro. Terima kasih banyak atas dukungannya.

  3. This is definitely a very good arrangement to make yourself familiar with the beautiful Indonesian Folksongs! Totally recommended 🙂

1 Trackback / Pingback

  1. Apakah Musik Pop Jalan Memahami Pendidikan Musik? – A Musical Promenade

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: