Kabar Terkini

Nyanyi Lagu Natal di Mall, PSM Unpad Ditegur Orang dari Ormas


Mendapat kabar dari akun Instagram Christovita Wiloto, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjajaran yang dipimpin oleh Arvin Zeinullah didatangi dan ditegur orang yang mengaku dari organisasi masyarakat karena mengenakan atribut natal dan menyanyikan lagu natal di Trans Studio Mall Bandung. Christovita Wiloto pun mengambil gambar dan mengadukannya kepada akun FB Ridwan Kamil, Walikota Bandung.

Di pukul 17:15 WIB hari Minggu ini, seseorang yang mengaku dari organisasi masyarakat (berbaju coklat) mendatangi dan menegur keras Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjajaran yang sedang mengumpulkan dana untuk mengikuti perlombaan di Eropa. Paduan Suara Mahasiswa Universitas Padjajaran di Trans Studio Mall di hari kemarin menggunakan atribut natal dan menyanyikan lagu-lagu natal dan mengenakan topi sinterklas/ornamen natal di mal tersebut dalam upaya penggalangan dana mereka untuk berkompetisi di Eropa dan mengambil momen natal di mana banyak pusat perbelanjaan berlomba menghadirkan suasana natal, salah satunya dengan mengundang paduan suara untuk bernyanyi di sana.

Yang menarik adalah masih terjadi perdebatan antara beragam pihak atas status topi sinterklas sebagai sebuah atribut keagamaan. Beberapa pihak mengklaim bahwa topi Sinterklas adalah atribut keagamaan Kristen (non-Muslim), sedangkan beberapa pihak lain mengklaim topi-topi ini hanyalah sebuah produk budaya yang netral terhadap muatan agama. Di pihak lain, juga terdapat dua golongan lagu natal, satu yang khusus merujuk natal sebagai peristiwa keagamaan Kristen (dengan tema utama kelahiran Isa Almasih) dan yang lain yang merujuk natal sebagai sebuah peristiwa kultural yang cenderung sekuler di mana keriaan, Sinterklas dan kumpul bersama yang dikasihi mendapat tempat utama.

Teguran dari orang yang mengaku dari organisasi masyarakat ini (berbaju coklat) berdasar pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia no.56 di tahun 2016 yang melarang penggunaan atribut keagamaan non-Muslim bagi umat Muslim. Teguran ini adalah salah satu cermin semakin kuatnya gerakan fundamentalis Islam dan maraknya aksi sweeping atribut Natal di Indonesia.

—–

Tambahan info dikutip post FB Indra Suwito:

Arvin Zeinullah (baju merah) menghadapi oknum yang mengacungkan kamera dan membubarkan PSM Unpad

… seorang pria “suci” ini tiba2 memberhentikan mereka dengan meneriakkan “apakah ada org islam disini???” “Ayo stop, saya islam dan saya mau laporkan kalian!!” “Dan skrg sy rekam kalian dulu!!”

psm-unpad-ditegur
——
UPDATE:
berikut adalah link terbaru dari update terkini dari kondisi yang sempat meresahkan ini:
Update: Pesan Internal PSM UNPAD untuk Diam atas Pelarangan dan Hasil Mediasi

Iklan
About mikebm (1334 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

10 Comments on Nyanyi Lagu Natal di Mall, PSM Unpad Ditegur Orang dari Ormas

  1. Berita apaan ini Provokasi aja.

    Fatwa MUI buat orang muslim bukan non Muslim. Non Muslim mau pakai atribut apa saja boleh saja, kita toleran Kok.

    Jangan Menyalahkan agama tertentu. Hati2 baca berita jangan ditelan mentah-mentah semua isinya.

  2. Orangnya di amankan dan laporkan ke polisi agar dia nanti jawabnya tidak tahu kalo ada larangan dari Kapolri dan MUI saat di BAP
    .

  3. kenapa harus ada peraturan seperti itu di negara Indonesia yg menjunjung tinggi bhinneka tunggal ika.

  4. Provokasi gmn? Yg harusnya lo tegur tuh pria baju coklat itu bukan beritanya… Geblek…

  5. Dri foto aj da kthuan nie britany gak sesuai..mana ad orng mmprotes tapi seperti mengajarkan..jgn memecah belah persaudraan.AllahuAkbar.

  6. Saya harap Koment2 bisa netral, hargain perayaan kepercayaan lain,
    Apa yg ditakutin mengapa nin muslim seperti sangat akan dijauhi? Sebenarnya apa yg ditakuti,, manusia sama manusia, sama2 ciptaan Allah, mengapa kelihatannya sangat takut non muslim maju? Apa yg mau ditakuti?
    Larangan sangat bnyak, biarpun ajaran harus seperti A tapi berpikir cerdas, semua adalah sama2 ciptaanNya mengapa harus dianggap seperti musuh, disini semua damai, ciptakan kedamaian untuk baru benar

  7. mungkin berpendidikan tapi tidak beriman, dan tidak beradab… seharusnya makin tua makin bijak lah pakk… malu sama anak muda!!!

  8. Sejauh yg saya tau fatwa MUI tidak termasuk dalam tata urutan perundang undangan RI. Jadi tidak berlaku bagi semua warga negara RI. Tetapi hanya bagi yg beragama islam. Sehingga selayaknya marilah kita saling hormat menghormati antar pemeluk agama

  9. makin makin dah berita yang provokasi,, sudah berabad abad tahun, nggak ada pernah kejadian kyk gini… Yang melarang ini itu,, apalagi mulai mwnyudutkan, membenci agama lain,, hey agama itu pegangan dari diri kita sendiri, nggak usah usik yang lain dari kita, tapi kita cukup toleran,, menghormati dan menghargai… Coba belajar lagi PPKN nya deh, apa arti dari semboyan kita,,, ckckckckk baru” ini aja nih, koq jadi ribet bangetss.. Kebanyakan banget yang sok suci nya. Ngelarang ini itu,

  10. Aktivis HMI // 22 Desember 2016 pukul 5:18 pm //

    Saya rasa yg PROVOKATIF adalah orang2 yg komen di sini, mungkin termasuk saya juga tp bukan bapak tsb. Ngene loh rekk (kata org surabaya) maksud bapak tsb adalah kalian anggota padus yg sekiranya MUSLIM, alangkah baiknya menggalang dana dengan tidak mencampuri peribadatan umat lain, khususnya dalam hal perayaan agama. Memberikan ucapan SELAMAT so pasti tdk masalah, tp yg SALAH adalah seperti tulisan di atas, hal tsb dianggap sebagai KULTUR/BUDAYA/KEBIASAAN yg melibatkan umat MUSLIM dalam hal ini, saya tekankan saya tidak menyalahkan NON MUSLIM dalam hal ini melainkan para anggota padus MUSLIM lah yg hrs sadarkan diri. Hanya karena iming2 berlomba di eropa rela negri ini jd ribut terus. Pakai cara lain lah buat anggota yg muslim buat cari dana. Dan satu lagi, MUI hanya mengatur umat MUSLIM di Indonesia, hanya umat MUSLIM. Jika ada yg bilang ikut mengatur NON MUSLIM ini itu justru merekalah BIANG PERPECAHAN BANGSA yg provokatif. Kembali ke kasus lagi, mungkin pembawaan bapak ormas ini terlalu frontal atau arogan, aku yoo rodo mangkel seh. Seharusnya masalah kaya gni bisa dibicarakan dgn teguran “sopan” supaya citra umat muslim itu toleran. Itu saja sih… SEPURANE REK KOMENE KEDAWAN…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: