Kabar Terkini

Menutup Tahun 2016, Tahun Penuh Pencapaian


Tulisan ini menutup tahun 2016 A Musical Promenade yang berlalu dengan gemilang. 2016 adalah tahun pemecahan rekor bagi MusicalProm.com yang patut dirayakan.

Dengan 320 post, tahun ini adalah tahun paling produktif bagi MusicalProm. Hal ini tentunya tidak terlepas dari kontribusi yang sedemikian berharga dari para kontributor utama dan kontributor tamu. Duapuluh tiga tulisan dari kontributor tamu melengkapi enambelas tulisan dari kontributor utama, melengkapi jumlah kontributor tamu yang terus bertambah dan semakin bersemangat membagikan ilmu dan opini mereka di bidang musik seni.

Jumlah kunjungan mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan menorehkan rekor terbanyak selama MusicalProm berdiri dan berhasil menyalip angka kunjungan rekor sebelumnya di tahun 2010. Tahun ini MusicalProm mencatat lebih dari 270,000 pageviews dan 200,000 kunjungan, sebuah angka yang tergolong fantastis untuk sebuah majalah daring yang memiliki ceruk pembaca yang relatif spesifik ini. Nyanyi Lagu Natal di Mall, PSM Unpad Ditegur Orang dari Ormas, Dosen Etnomusikologi ISI Diberhentikan Karena Postmodern dan Lima Alasan Mengapa Guru Musik Suka Galak adalah tiga artikel dengan jumlah kunjungan teratas tahun ini. Pembaca terbanyak pun berasal dari Indonesia yang menandakan semakin tingginya perhatian masyarakat akan musik seni.

Tahun 2016 menjadi tahun yang istimewa bagi MusicalProm berkat kehadiran para kontributor yang luar biasa menambah khasanah pembahasan musik seni bersama di dalam wadah ini. Dan tentunya pencapaian ini tidak akan mungkin tanpa kehadiran para pembaca MusicalProm sekalian yang mengunjungi, membaca, berkomentar dan berbagi informasi bersama.

Akhir kata, segenap keluarga besar MusicalProm mengucapkan:

Selamat Tahun Baru 2017!

 

Iklan
About mikebm (1247 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: