Kabar Terkini

Gedung Konser Baru Berlin: Pierre Boulez Saal

Penonton bersiap menyaksikan resital pianoan resital

Setelah Hamburg hadir dengan gedung konser baru Elbphilharmonie, Berlin juga tidak mau kalah untuk unjuk kekuatan kesenian juga dengan meresmikan sebuah gedung konser baru. Pierre Boulez Saal – gedung konser terbaru di kota Berlin – diresmikan pekan lalu.

Dengan kapasitas 683 kursi, gedung konser ini menjadi bagian dari Barenboim-Said Academy yang menjadi markas dan juga pusat pelatihan musisi-musisi Palestina dan Israel untuk bermusik bersama sebagai bagian dari usaha perdamaian kedua pihak yang bertikai. Barenboim-Said Academy adalah institusi perpanjangan dari West-Eastern Divan Orchestra yang digagas musisi Israel-Argentina Daniel Barenboim dan pemikir Palestina-AS Edward Said yang membentuk orkestra dimana musisi Arab dan Yahudi duduk bersama untuk bermusik dan menyebarkan pesan perdamaian.

Dirancang oleh kolaborasi arsitek dan konsultan akustik ternama yang juga merancang Walt Disney Hall yang ternama di Los Angeles, Frank Gehry dan Yasuhisa Toyota, gedung konser ini mengutamakan pengalaman musikal yang mendalam dan intim. Dua tingkat balkon dirancang mengelilingi panggung yang secara praktis berada tepat di tengah-tengah auditorium, sehingga penonton melingkari para pemain. Balkon tingkat atas pun dirancang miring ke depan untuk memungkinkan penonton untuk bersandar ke depan dan melongok panggung yang berada di lantai bawah. Bentuk ini terinspirasi dari konsep almarhum Pierre Boulez, komposer dan konduktor kenamaan, ketika ia memimpin New York Philharmonic dan menggarap rangkaian ‘rug concert’, konser yang menonton orkestra di mana penonton duduk di atas karpet sembari bersantai di tahun 1970-an.

Mari intip gedungnya di sini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan
About mikebm (1236 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: