Kabar Terkini

Sudirman Said Menyangkal Dhani di Tim Anies-Sandi


Pengajuan diri Ahmad Dhani yang menyatakan diri sebagai orang paling pakar soal permuseuman di Jakarta dalam pengajuan tim sinkronisasi calon gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno mendapat anggapan dan kecaman yang luar biasa dari insan budaya. Pernyataan Dhani pun dibantah oleh Sudirman Said, ketua tim sinkronisasi Anies-Sandi.

Tentu saja pengajuan diri Ahmad Dhani sebagai sosok yang kontroversial menuai keluhan netizen. Ahmad Dhani memang mengajukan bahwa Dewan Museum ini akan diisi oleh pakar permuseuman, tapi pernyataan yang dilanjutkan dari Dhani bahwa dirinya dan Fadli Zon adalah sosok yang memperhatikan dan memiliki keahlian di bidang permuseuman dipertanyakan banyak pihak. Jujur saja, mengelola museum adalah bidang yang berbeda sama sekali karena bersinggungan dengan manajemen pengelolaan, kurasi dan pengarsipan sejarah, seni dan budaya yang bersifat non-profit, kebijakan budaya dan apresiasi lokal, termasuk pengembangan ruang urban, suatu hal yang sama sekali berbeda dengan kompetensi Dhani sebagai musisi, pemilik label musik dan pebisnis hiburan.

Pernyataan ini pun dianulir oleh Sudirman Said yang menyatakan bahwa Dhani tidak tergabung dalam tim sinkronisasinya sehingga tidak berhak dan tidak mendapat tanggung jawab apapun dalam suksesi kepemimpinan ibukota dan inisiatif tim Pariwisata dan Budaya gubernur terpilih. Pernyataan ini sebenarnya menjatuhkan kredibilitas Anies-Sandi pun menjadi bahan pergunjingan di dunia seni budaya kita. Jadi pernyataan kemarin diartikan sebagai pernyataan sepihak dari suami Mulan Jameela yang juga dikabarkan duduk di tim kerja yang berada di bawah tim sinkronisasi. Baca beritanya di kompas.com.

Meski demikian, menarik sebenarnya melihat orang yang tidak berkepentingan dan tidak memiliki posisi di tim sinkronisasi duduk berdampingan dengan Sandiaga Uno dalam pemaparan tim kerja Pariwisata dan Budaya kemarin Minggu yang khusus akan membahas persoalan strategis kepemimpinan Anies dan Sandi lima tahun ke depan. Jadi apa sebenarnya peran Dhani di sana? Sungguhkah ini inisiatifnya yang dirangkul Sandi? Ataukah Sandi hanya sembarang umbar janji mengiyakan proposal Dhani untuk membentuk dan menjalankan Dewan Museum?

Sekali lagi, Dewan Museum adalah sebuah inisiatif yang sangat berpotensial untuk Jakarta.Namun bukan hal sembarang yang bisa diserahkan kepada orang tanpa pengalaman dan latar belakang di bidang kesejarahan dan seni. Banyak sebenarnya figur seni rupa dan permuseuman Indonesia yang akhirnya bekerja di luar negeri ataupun berhasil membangun galeri dan ruang seni sendiri, dan ada pula beberapa yang makin putus asa dengan pengelolaan museum dan galeri milik pemerintah. Mereka inilah yang harusnya dirangkul kembali untuk membangun dunia museum kita.

Selain itu dalam meeting tersebut, tim kerja menyatakan bahwa ada usulan untuk menjadikan pulau hasil reklamasi sebagai pusat hiburan malam di Jakarta. Menurut tim, letak pulau reklamasi yang jauh dari pemukiman akan memungkinkan dikembangkannya pusat hiburan dan industri malam di sana. Apabila demikian, hiburan malam seperti apakah yang akan didukung oleh kebijakan gubernur untuk masuk dan ditempatkan di pulau reklamasi? Prosedur kebijakan akan perlu selalu dibahas dan dikupas.

Iklan
About mikebm (1302 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: