Kabar Terkini

Apa itu Musik Kamar dan Mengapa?


Istilah ‘musik kamar’ memang adalah istilah yang cenderung baru untuk banyak pecinta musik Indonesia dan kerap kali mengundang kebingungan. Tidak sedikit yang mempertanyakan apa urusannya ‘musik’ dengan ‘kamar’ di dalam rumah dan mungkin saatnya sedikit kita mengupas apa itu musik kamar dan mengapa nama demikian yang diambil.

Musik kamar adalah sebuah istilah yang berkembang yang merujuk pada sebuah praktek bermusik sekitar 250 tahun yang lalu dan lekat dengan perkembangan musik klasik. Sebelumnya Eropa sudah mengenal istilah consort yang adalah kelompok musik dengan instrumen sejenis, salah sastu yang terkenal adalah string consort yang terdiri dari instrumen gesek berbagai ukuran yang bermain bersama. Namun format seperti ini seringkali tidak cukup fleksibel dan tetap membutuhkan jumlah pemain yang cukup banyak dan hanya terjangkau bagi kalangan bangsawan kelas atas.

Namun demikian, keinginan untuk menampilkan musik tidak serta-merta hanya untuk kalangan bangsawan yang terutama saja, bangsawan lainnya pun juga ingin menyuguhkan musik dalam format yang mungkin lebih kecil – lebih terjangkau. Alhasil lahirlah format-format musik yang lebih kecil dan mampu mengisi latar musik untuk jamuan-jamuan dan acara terbatas, acara di ‘kamar’/kammer (Jerman)/chamber (Inggris)/kamer (Belanda). Dengan adanya format ini, bangsawan dari berbagai strata pun mampu menyuguhkan musik untuk acara jamuan resmi hingga bersantai menikmati sore dan secangkir teh.

Alhasil, musik-musik pun ditulis khusus untuk kepentingan ini dengan format yang lebih kecil. Salah satu komponis paling berjasa dalam membakukan format dan susunan kelompok kecil ini adalah Joseph Haydn yang mengenalkan konsep kuartet gesek, trio gesek, piano trio dan berbagai format lainnya. Format yang kecil ini dengan komposisi khusus yang umumnya bergaya sonata sangat mungkin untuk mengiringi berbagai kegiatan yang ada di kalangan aristokrat. Murah namun meriah dan umumnya dimainkan di dalam ‘kamar’ baca, makan dan pertemuan.

Sejalan dengan berkembangnya demokrasi dan runtuhnya kekuasaan kerajaan-kerajaan di Eropa, kalangan borjuis baru yang lahir dari kalangan pengusaha dan pedagang turut meramaikan upaya untuk menyediakan musik untuk berbagai kegiatan mereka. Musik kamar adalah pilihan yang ringkas untuk kemudian diadopsi dan dimainkan. Rumah-rumah keluarga kelas menengah pun dipenuhi dengan musik kamar dengan setting yang intim. Selain pemain profesional, kebersamaan dalam keluarga pun terbina lewat permainan musik kamar, sehingga musik kamar pun menjadi ajang untuk bersosialisasi. Kamar baca yang dihiasi piano di rumah-rumah kalangan menengah ini juga kerap menjadi area berkumpul bersama berbagai kalangan untuk berdiskusi yang diisi dengan musik-musik kamar yang semakin laris.

Franz Schubert, Franz Liszt adalah beberapa komponis yang terkenal di dunia musik kamar, bukan hanya karena menulis untuk musik kamar, namun mereka adalah seniman yang bermain dan bertemu dengan sesama budayawan dan pecinta budaya dalam lingkup musik kamar. Bahkan pecinta Schubert yang menamakan diri Schubertiade adalah sekelompok orang yang menyukai musik dan sering mengadakan kumpul-kumpul dari rumah ke rumah dan memainkan karya musik kamar Schubert. Schubert pun juga seringkali hadir dalam acara-acara seperti ini.

Chamber music.jpg

Musik kamar dengan meningkatnya status konser dan resital di depan umum pun akhirnya juga hadir di gedung konser umum, terutama karena banyak pecinta musik kamar juga ingin musik ini dimainkan di luar ‘kamar’ rumahan, karena selain hemat namun tetap memiliki daya tarik maksimal. Menulis musik kamar tidak bisa disepelekan. menulis musik kamar dengan formatnya yang cenderung kecil juga membutuhkan keterampilan komponis yang luar biasa. Komponis selalu ditantang untuk membuat musik yang hanya dimainkan tiga orang tetap memiliki daya tarik sebagaimana format kelompok musik yang lebih besar, kecerdikan dalam keterbatasan menjadi kunci di sini. Kerja sama antar pemain dalam komposisi menjadi sentral dalam menciptakan musik yang indah. Tidak sedikit juga komponis yang bereksperimen dengan pilihan instrumen untuk menghasilkan bunyi yang beragam.

Perlahan muncul kelompok musisi yang mengkhususkan diri untuk memainkan musik kamar. Kini banyak kelompok musik kamar luar biasa yang mendedikasikan diri untuk musik jenis ini dan melakukan pertunjukan di berbagai tempat. Keguyuban menjadi keutamaan dalam bermain musik kamar. Ia juga menjadi cikal bakal format musik band pop yang kita kenal sekarang ini dengan filosofi band yang minimal dengan hasil yang maksimal. Ia pun kini menjadi tolak ukur penting akan kecakapan seorang musisi karena dituntut bermain baik (tidak bisa bersembunyi di balik massa) namun tetap padu bersama-sama.

Sekarang kita telah memahami apa itu musik kamar dan mengapa ia penting dalam dunia musik klasik dan musik lainnya. Musik kamar berkembang dari tradisi yang cukup kuat dan terhormat, suatu format musik yang dapat kita perdalam bersama-sama.

Iklan
About mikebm (1289 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: