Kabar Terkini

Mengunjungi Indonesia Orchestra Ensemble Festival 2017


WhatsApp Image 2017-09-03 at 16.43.38

Pada tanggal 25 – 27 Agustus 2017, Musicmind dan Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST Orchestra) kembali mengadakan sebuah festival yang mengundang para musisi maupun para penikmat musik orkestra dan ansambel. Indonesia Orchestra Ensemble Festival 2017 (IOEF) yang sudah diadakan untuk kedua kalinya ini memberikan kesempatan untuk para komunitas musik tampil di atas panggung, serta memberikan pengetahuan mengenai berbagai aspek dari musik dan orkestra bagi para hadirin melalui workshop yang diadakan. Kegiatan yang digawangi oleh Felicia Satyadi dan Dr. Nathania Karina ini menyatakan bahwa fokus dari festival ini adalah untuk membagikan pengetahuan mengenai musik ke sebanyak-banyaknya orang.

Kegiatan IOEF terbagi menjadi beberapa acara yang dilaksanakan di tiga tempat berbeda: Graha Bakti Budaya (GBB), Foyer GBB, dan Teater Kecil. Pertama adalah masterclass yang dilaksanakan pada hari pertama IOEF yang mengundang beberapa musisi internasional. Pemberi masterclass adalah Vahur Luhtsalu cellist dari Estonia, Gevorg Sargsyan dari Armenia, dan Eva Steinschaden (violin) serta Alexander Vavtar (piano) yang tergabung dalam Nota Bene Duo asal Austria.

Acara lain yang diadakan pada saat IOEF adalah workshop dan juga penampilan musik dari berbagai ansambel dan orkestra yang berbasis komunitas maupun sekolah. Kegiatan workshop dilakukan selama tiga hari pelaksanaan IOEF dengan tema yang beragam oleh festival faculty yang diundang oleh panitia. Workshop yang diadakan di Foyer GBB adalah Save our String Instrument (Ferdinand Suganda – Allfour Strings), alat musik tiup logam (Surasi Chanoksakul – MusicGear Indonesia), cara memperbaiki suara di orkestra dan ensemble (Jacob Susilo), psikologi musik (Christ Billy Aryanto), distribusi musik di era digital (Christian Bong), menulis untuk orkestra (Marisa Sharon), sharing mengenai orkestra komersial, komunitas, dan pendidikan (Dr. Nathania Karina), orkestra dan nasionalisme Indonesia (Michael Budiman Mulyadi), orkestrasi MIDI (Indra Perkasa), terapi musik (Saphira Hertha), mitos dan fakta instrumen gesek (Ferdinand Suganda), sharing untuk mempercayai proyek yang dibuat (Airin Efferin – Bandung Philharmonic Orchestra), dan orkestra dalam industri musik (Trinity Optima Production).

Selain itu ada juga workshop yang diadakan di teater kecil oleh pembicara internasional dan musisi ternama Indonesia, yakni mengenai dasar-dasar pengaba serta pendidikan musik dan orkestra di dunia (Gevorg Sargsyan), membentuk suara ansambel yang indah (Dr. Tomislav Dimov), metode belajar biola menggunakan Suzuki (Therese Wirakesuma), sharing pembentukan grup ansambel (Nota Bene Duo), investasi (Rama Widi), dan sharing aransemen untuk vokal (Indra Aziz). Dilaksanakan juga sebuah latihan orkestra terbuka yang dilaksanakan oleh Orkes Komunitas Concordia yang dipimpin oleh Budi Utomo Prabowo di GBB pada hari ketiga IOEF.

Penampilan musik juga dilaksanakan selama tiga hari yang menampilkan ansambel, orkestra, dan Chinese orchestra dari berbagai komunitas maupun sekolah. Setiap grup musik mendapatkan kesempatan untuk tampil di panggung utama GBB yang penampilannya juga dinilai oleh juri yang merupakan dosen dari Universitas Pelita Harapan. Hal ini memberikan kesempatan bagi para musisi untuk bisa tampil di atas panggung yang besar dan menunjukkan apa yang sudah dilatih selama kelompok terbentuk. Selain itu ada penampilan-penampilan spesial yang dijadikan highlight oleh IOEF, seperti Galaxy Big Band, Cascade Trio, Nota Bene Duo dari Austria, dan Arini Kumara Projects. Hari terakhir IOEF juga menghadirkan sebuah Gala Concert yang menjadi penutup dari rangkaian acara IOEF. Gala Concert menampilkan TRUST Orchestra sebagai tuan rumah yang berkolaborasi dengan beberapa festival faculty dan juga Adra Karim serta Indra Dauna. Pada Gala Concert juga diumumkan kelompok musik terbaik yang tampil selama IOEF dan akhirnya terpilih Orkes Tiup Jepang Jakarta yang penghargaan sebagai kelompok terbaik.

WhatsApp Image 2017-09-03 at 16.43.39

Orkes Tiup Jepang Jakarta

IOEF merupakan acara festival musik orkestra dan ansambel pertama tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di Asia Tenggara. Peserta yang hadir pun tidak hanya datang dari Jakarta, bahkan hadir dari luar kota maupun luar negeri. Kegiatan yang berbasis pendidikan musik ini diharapkan dapat meningkatkan minat serta pengetahuan orang-orang terhadap musik, khususnya dalam bentuk orkestra dan ansambel. Acara ini juga telah berhasil menjadi tempat berkumpulnya banyak musisi Indonesia dan mendapatkan banyak tanggapan positif dari para hadirin. Selamat suksesnya acara IOEF 2017 dan ditunggu kehadirannya di IOEF 2018!

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: