Kabar Terkini

Orkestra dengan Akomodasi tak Layak, CEO Dikecam


Ternyata memanusiakan musisi masih menjadi masalah besar. Di Skotlandia seorang CEO terancam dipecat karena membiarkan Glasgow Philharmonia yang ikut serta Malcolm Arnold Festival tidur di lantai.

Dikutip dari Slippedisc.com

Arriving in Northampton, their overnight accommodation turned out to be the floor of a damp, cold church with just one toilet for the entire ensemble. The musicians brought their own sleeping-bags.

A Facebook post, since removed, was shared more than 400 times and liked more than 3,000.

One of the young players wrote: ‘I feel like this was one of the most embarassing things I’ve ever been involved in. Yes, socially I made some great new friends, but musically, one rehearsal to play what was in some ways very challenging Malcolm Arnold music was not enough at all. Not in any way was this the musicians’ fault at all.

‘Also, it feels as though everything that the Glasgow Philharmonia is involved in isn’t for the musicians, but it exploits them for the benefit of the conductor’.

Kondisi tidur di lantai bagi orang Barat adalah kondisi yang benar-benar memilukan. Dengan cuaca yang bisa mencapai 15 derajat celcius di malam hari dan lantai batu yang bisa lebih dingin daripada itu, tidur di lantai tentunya berpotensi merusak kesehatan dan bahkan mengancam nyawa karena hipotermia, terlebih yang terlibat adalah kelompok amatir yang terdiri dari siswa sekolah dan konservatori.

CEO dari orkestra ini sekaligus konduktornya Ross Gunning sejak saat itu menghadapi tuntutan yang luar biasa dari orang tua dan beragam kalangan karena gagal memberikan fasilitas yang mencukupi dan bahkan mengancam kesehatan mereka.

Akomodasi dalam tur memang bukanlah masalah bermanja dan memberikan kemewahan, namun bagaimana mampu menciptakan kondisi yang kondusif bagi para pemain musik untuk bekerja dan tidak membahayakan kesehatan mereka. Pengertian kedua pihak tentunya sentral di sini, namun tentunya apapun itu seluruh informasi mengenai kondisi apapun haruslah dikomunikasikan oleh seorang manajer kelompok yang baik.

Semoga hal seperti ini tidak terjadi di Indonesia.

Iklan
About mikebm (1302 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

1 Comment on Orkestra dengan Akomodasi tak Layak, CEO Dikecam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: