Kabar Terkini

Biga Mundur Diri sebagai Solois IYCO karena Administrasi


Giovani Biga, pemain biola muda Indonesia, mengundurkan diri sebagai solois biola dalam konser Indonesia Youth Chamber Orchestra karena persoalan administrasi penyelenggaraan Konser ‘Kita Indonesia’.

taken 6:52pm, 25 Oktober 2017

Sebagai salah satu talenta musik muda menjanjikan Indonesia, Giovani Biga telah terlibat dalam berbagai orkestra di Indonesia dan dalam setiap kepulangannya, ia kerap menjadi solois dan bintang dalam berbagai orkestra di Indonesia.

Kesempatan kali ini, sedianya Giovani Biga akan menjadi solois dalam konser ‘Kita Indonesia’. Namun menurut informasi yang didapat dari pihak solois, pihak penyelenggara telah melakukan beberapa pelanggaran administratif yang akhirnya berujung pada pembatalan surat kesepakatan kerja di antara keduanya. Penyelenggara tidak dapat dimintakan pendapatnya melalui telepon.

Iklan
About mikebm (1302 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

5 Comments on Biga Mundur Diri sebagai Solois IYCO karena Administrasi

  1. Mantan IYCO // 27 Oktober 2017 pukul 2:25 pm //

    Stuju sm yg diatas 👆 kita sma tau kok giovani biga itu siapa. Musisi dgn attitude yg bagus.itu pasti yg komen negatif si Dewi Atmodjo! Alias penipu.

    Salam dari kami mantan IYCO yang tersakiti.

  2. Mantan IYCO 2 // 27 Oktober 2017 pukul 2:27 pm //

    Kak Biga semangat!! Jangan sampe nama baik kakak tercoreng gara2 miss Dewi dan IYCO yang gak bener itu!

    Salam dari mantan IYCO yang pernah duit tiketnya enggak diganti

  3. atasku musisi gagal :V

  4. Mantan IYCO 2017 // 30 Oktober 2017 pukul 8:36 pm //

    Cutiga yang komen anonim itu orang yang sama

  5. Mantan IYCO 2017 // 30 Oktober 2017 pukul 8:47 pm //

    Jangan pernah melaksanakan bisnis untuk keuntungan sendiri apalagi merugikan orang lain atas nama charity atau atas nama anak-anak. Sungguh ga bisa dimaafkan. Anak-anak masih butuh bersekolah, mereka rela meninggalkan sekolah mereka 1 minggu demi kegiatan yang ternyata diundur atau mungkin batal. Bahkan yang berasal dari luar jabodetabek rela datang ke jakarta dengan uang sendiri yang dijanjikan akan diganti namun ternyata ada yang tidak, bahkan yang lain dengan mencari dana hingga ke dekan fakultas. Anak-anak saja bisa menunjukkan profesionalitas mereka. Mereka masih punya masa depan, sebagian dari mereka lagi hidup dari musik itu sendiri. Orang mana yang tega menghancurkan impian anak-anak dengan membuat proyek profit mengatasnamakan mereka untuk menipu korban-korbannya?

1 Trackback / Pingback

  1. Aula Simfonia Mengambil Langkah Keras atas IDCamp – A Musical Promenade

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: