Kabar Terkini

Pendiri Haryo Soejoto Ambil Alih Anime Orchestra


Permasalahan organisasi dan tantangan menjalankan komunitas bermusik memang bukan barang baru. Begitu pula untuk Anime String Orchestra yang bermarkas di Bandung.

Anime String Orchestra memiliki konsep yang segar dalam membawakan musik instrumen gesek. Haryo Soejoto, cellis, pendidik, pendiri dan konduktor orkestra ini kerap menyelenggarakan konser yang mengangkat kekayaan instrumen gesek sembari membawakan karya musik populer dalam cita rasa yang berbeda dan unik. Dengan gegap permainan yang berbeda juga diikuti oleh penggarapan orkestrasi dan komposisi secara klasik, Anime selalu mampu membawa warna lain dalam pertunjukan musik di Kota Bandung.

Dengan semakin giatnya kehidupan bermusik di kota Kembang, tentu semakin besar pula tantangan untuk mempertahankan grup ini di tengah semakin banyaknya kelompok musik orkestra di Bandung. Dan tampaknya persoalan Anime pun banyak berputar di sekitar idealisme, komitmen, pembangunan komunitas dan regenerasi.

Berikut adalah pernyataan Haryo Soejoto yang diambil dari Laman FBnya:

ANIME STRING ORCHESTRA

SELAMA PERJALANAN HAMPIR LEBIH DARI 15 TAHUN ANIME STRING ORCHESTRA MENGALAMI BANYAK KEMAJUAN MAUPUN KEKURANGAN PADA JUMLAH PEMAIN YG BERAKIBAT PADA TIDAK SEMPURNANYA BALANCE DARI TIAP SECTION . SUATU MASA ORKES INI MEMILIKI JUMLAH PEMAIN YG CUKUP MEMADAI UNTUK BISA DISEBUT ” STRING ORCHESTRA ” DAN TERCAPAI NYA KESEIMBANGAN BUNYI ANTAR JENIS INSTRUMEN NAMUN TIDAK BERLANGSUNG TERLALU LAMA . SEBAB UTAMANYA ” BERAGAM ” SEPERTI MISALNYA PEMAIN YG MEMUTUSKAN PINDAH TEMPAT UNTUK MELANJUTKAN STUDYNYA PEMAIN YG MEMILIH AKTIF DI PROFESI MUSIK DILUAR KELOMPOK ANIME MEMILIH FOKUS PADA PROFESI MENGAJAR ATAU SEBAB2 NON MUSIKAL LAIN NYA NAMUN YG AGAK DISAYANGKAN KEPERGIAN PEMAIN YG DISEBABKAN PADA MASALAH KEORGANISASIAN YG ” TUMPANG TINDIH ” YG MENYEBABKAN PEMAIN MERASA KURANG ” BETAH ” BERGABUNG . KEPENGURUSAN TELAH DICOBA BERKALI KALI DGN BERBAGAI CARA DISERAHKAN PADA PRIBADI YG BERSEDIA MENGELOLA NAMUN PERBEDAAN KEPENTINGAN SELALU SAJA MENJADI KENDALA MESKI SUDAH DI DELEGASIKAN PADA KELOMPOK YUNIOR MAUPUN SENIOR . KINI TANPA MAKSUD BERSIKAP OTORITER KEPENGURUSAN TELAH SAYA AMBIL ALIH DEMI KEPENTINGAN LEBIH LUAS BAGI PEMAIN2 YG INGIN MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN NYA . ATURAN YG ADA ADALAH ATURAN KEKELUARGAAN YG ” MUSIKAL ” TANPA SENIORITAS TANPA GENDER TANPA PERBEDAAN KEPERCAYAAN ; SEMUA MENGETAHUI APA YG HRS DILAKUKAN JIKA BERGABUNG DGN ANIME TANPA HARUS DIBERI KABAR VIA SMS/WA SEMENTARA KETIDAK MENGERTIAN PERSOALAN DPT BERTANYA LANGSUNG PADA SAYA . TIDAK ADA ATURAN YG MEMAKSA DAN BERHARAP SEMUA MASALAH DAPAT DI DISKUSIKAN BERSAMA SELURUH PEMAIN ATAU PADA SAYA LANGSUNG KECUALI MASALAH TEKNIK/MUSIK YG TELAH SY DELEGASIKAN PADA SESEORANG DI KELOMPOK

Langkah yang diambil komponis senior ini nampaknya dapat menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, idealisme dan disiplin nampaknya akan semakin diketatkan bagi para anggotanya. Juga azaz kekeluargaan tampak menjadi penekanan yang lain yang diangkat oleh pria yang kerap dipanggil Mas Yose ini. Langkah ini tentu akan sedikit menstabilkan organisasi dari limbung karena dinamika kelompok yang berlebihan. Bahkan beberapa bulan lalu, melalui pagenya di FB, Anime String Orchestra pernah mengambil langkah berani dengan menghilangkan posisi konduktor, untuk menghidupkan musikalitas musisi dan meningkatkan kematangan musisinya.

Namun demikian di sisi lain langkah ini adalah sebuah kemunduran dalam proses meregenerasi kelompok ini. Persoalan kelompok yunior dan senior dalam organisasi yang sudah cukup umur dan konteks masyarakat Indonesia yang cukup hierarkis dalam memandang senioritas, akan mengangkat kembali isu pemusatan kekuasaan di kelompok senior. Pembentukan organisasi dan pematangan kelompok muda memang jadi persoalan di banyak organisasi, terlebih cara menghadapi generasi milenial saat ini yang tidak hanya dihadapi organisasi bisnis, tetapi juga komunitas seni dan kelompok lainnya. Natur berorganisasi dan berkomunikasi juga sedikit banyak telah berubah apabila dibandingkan dengan 10 tahun lalu. Bahkan, isu penggunaan group, pesan komunikasi tertulis, kelompok chat, dan memilih WA ataupun Line bisa menjadi benturan bagi beberapa organisasi yang terdiri dari generasi yang berbeda-beda.

Meski langkah ini bisa jadi adalah langkah yang kontroversial, tetapi langkah ini bisa jadi dianggap sangat perlu untuk menyelamatkan orkestra yang hingga kini masih dinantikan geliatnya. Dan Mas Yose sebagai pendiri adalah pihak yang mampu menyelamatkan orkestra ini dan memiliki legitimasi yang cukup untuk menarik mandat ini. Entah bagaimana keputusan untuk menghilangkan konduktor yang diambil akhir tahun lalu, apakah akan tetap berjalan ataukah Haryo Soejoto akan kembali mengambil alih podium.

Semoga banyak hal baik akan hadir dari Anime String Orchestra di waktu mendatang.

Iklan
About mikebm (1333 Articles)
An arts journalist, a conductor, an educator, a young arts manager whose passion drove him to leave a multinational IT cooperation to study Arts Administration and Cultural Policy in London and went back to Indonesia to build the scene there.

1 Comment on Pendiri Haryo Soejoto Ambil Alih Anime Orchestra

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: