Kabar Terkini

Memilih Instrumen yang Tepat untuk Belajar Anak (2)


~oleh Andre Loong
~tulisan ini adalah yang kedua dari dua tulisan berseri.

Dalam tulisan sebelumnya, kita telah melihat beberapa kelompok instrumen yang menjadi primadona dalam mempelajari musik. Meski demikian ada beberapa kelompok lain yang juga sangat penting dalam dunia musik dan merupakan kesempatan yang baik pula untuk mempelajari lebih lanjut. Pun beberapa kelompok alat musik ini juga sangat dibutuhkan dalam bermusik di Indonesia. Berikut kelompok musik berikutnya:

Brass/alat tiup logam (French horn, trombone, trumpet, tuba, saxophone)

Secara garis besar, keluarga tiup logam ini menghasilkan suara yang lebih berat dan utuh dibandingkan dengan tiup kayu. Namun perlu diketahui pula harga alat musik ini lebih mahal daripada keluarga musik tetangganya. Tetapi karena warna suaranya yang khas, keluarga musik tiup logam ini mampu menarik beberapa kalangan untuk menekuninya.

Hal yang unik dari alat tiup logam ini adalah mereka mempunyai teknik bermain yang mirip. Jadi pada waktu seseorang mampu bermain trombone atau trumpet, biasanya mereka juga sanggup memainkan tuba atau French horn begitu pula dengan saxophone namun yang membedakan hanyalah warna suara dan rentang nada yang dihasilkan dari alat musik ini. Tuba adalah instrumen tiup dengan range terendah disusul dengan trombone, trumpet, French horn dan saxophone.

Jika kita menengok sepintas di luar negeri, setiap sekolah disana memiliki school band sendiri dan pemain tiup logam masing-masing. Oleh karenanya saya melihat bahwa di Indonesia sendiri alat tiup ini akan semakin berkembang ke kiblat yang sama, instrumen ini juga menjadi elemen utama dalam kelompok marching band. Jadi pembelajaran alat musik tiup ini akan menjadi investasi tersendiri sewaktu kita melihat 10 atau 20 tahun ke depan. Justru pemain alat tiup yang berkompetensi akan dicari di seluruh tanah air ini.

Gitar

Sementara alat musik yang lain menawarkan segudang keanggunannya dan keeleganannya, alat musik satu ini menawarkan selain dari harga yang murah, tenaga pendidik yang tersebar merata sudah di seluruh tanah air. Jadi sangat mudah bagi peminat gitar baik klasik maupun pop untuk memperoleh akses menuju pembelajaran atas alat musik ini. Selain daripada harga dan tenaga pendidiknya, alat musik ini bisa dinikmati dalam permainan solo maupun kelompok seperti dalam kelompok musik band, terlebih lagi sangat cocok dipakai untuk dijadikan pengiring dalam sebuah pementasan vokal solo maupun group.

Perkusi/drum

Beberapa orang menganggap bahwa alat musik ini adalah yang paling mudah dari semua alat musik karena perkusi/drum tidap memiliki intonasi yang pasti kecuali timpani dan glockenspiel tetapi bagi pemain perkusi, mereka harus bisa peka terhadap kekayaan warna suara yang sangat beragam dari alat musik ini. Ditambah lagi kestabilan baik emosi maupun tempo sangat diperlukan dalam memainkan drum. Peminat alat musik inipun didominasi oleh kaum adam yang notabene menganggap bahwa drum adalah alat pelampiasan yang tepat dalam bermusik daripada mereka harus melukai orang lain tetapi sebenarnya jika orangtua mengikutsertakan anaknya dalam pelajaran drum dengan bimbingan guru yang tepat, mereka akan mengajarkan mengenai bagaimana mengontrol emosi dengan tepat dan tidak asal memukul drum tanpa arah. Meskipun demikian, pemain kaum hawa pun juga didorong untuk memainkan instrumen ini, terlebih karena ada kekaguman tersendiri di masyarakat akan hadirnya penggebuk drum wanita. Orangtua dengan anak yang spesial pun bisa memilih drum menjadi pendamping anaknya karena selain dari tuntutan untuk bermain dengan tempo yang stabil, drum juga menuntut sang anak untuk mengontrol emosinya.

Harpa

Bagi mereka yang mempunyai dana lebih dan tempat yang memadai, harpa memang sangat layak untuk menjadi pilihan utama. Karena disamping harganya yang cukup fantastis, alat musik yang satu ini butuh perawatan yang ekstra hati-hati. Selain dari pengaturan suhu yang tidak boleh terlalu panas dan dingin, kelembaban udara di tempat penyimpanannya pun juga harus terus dikontrol jika tidak mau alat musik kesayangannya ini tiba-tiba menjadi berubah suara. Untuk tenaga pengajarnya, sekarang Indonesia bukanlah negara yang miskin akan pemain dan guru harpa berkualitas.

Vokal

Ketika anak kita menunjukkan minat yang besar terhadap musik tetapi ternyata kantong kita tidak bersahabat dengan harga alat musiknya sendiri, vokal bisa menjadi pilihan yang tepat selain dari tidak perlu menyisihkan dana untuk membeli alat musiknya, banyak juga musisi dan vokalis yang sukses di dunia nyata. Vokal juga menjanjikan akses yang luar biasa untuk mempelajari musik dan menjadi modal baik bagi seluruh musisi dalam bermusik. Selain daripada itu, kemampuan musikalitas dan pengetahuan musik mereka pun bisa disejajarkan dengan musisi manapun juga. Dengan semakin berkembangnya praktik berpaduan suara di Indonesia dan prestasinya yang menonjol di kancah internasional, mempelajari vokal dapat membuka peluang yang luas untuk berkarya di dunia musik dan juga membuka pintu untuk ikut serta dalam kelompok-kelompok paduan suara dalam dan luar negeri.

 

Dari semua jenis alat musik yang ditawarkan di luar, sebenarnya akan kembali lagi ke pilihan orangtua dan murid sendiri. Apabila memang anak sudah bisa diajak diskusi dengan baik, orangtua bisa mengajak anak bertukar pendapat agar mereka bisa melihat gambaran ke depan warna musik seperti apa yang hendak dipelajari dan menjadi pemain musik seperti apa nantinya mereka kelak. Namun jika memang sang anak masih terlalu dini untuk diajak berdiskusi, maka orangtua harus bisa bijaksana dalam memilih instrumen yang hendak dipelajari. Bisa dipertimbangkan dari segi biaya kursus, biaya alat musik dan perawatannya, ketersediaan tenaga pengajar, metode pengajaran dan kebersediaan orangtua untuk mendukung anak dari segi tenaga dan waktu.

~ Andre Loong, LRSM adalah lulusan Universitas Widya Mandala Surabaya dan juga seorang pengajar musik gesek di Suzuki Music Association of Indonesia (SMAI) dan sebagai konduktor pada organisasi All Jakarta Honor Orchestra (AJHO) juga penggerak Kelas Inspirasi dan Transjakarta Symphony

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: